DPU-SDA Malang Sediakan Alat Penyedot Sampah Untuk Penampungan Air


ARYA-MEDIA, Malang – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Malang, saat ini menyiapkan alat penyedot sampah di tempat penampungan air (embung), hal itu akan dilakukan dengan menggunakan alat penyedot sampah embung berbentuk kapal berdimensi kecil. Sabtu 26/05/2018.

Aris Suprayitno, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Kabupaten Malang saat di konfirmasi awak media mengatakan, alat penyedot sampah khusus di embung yang berbentuk kapal kecil tersebut, di desain agar lebih mudah untuk di pindah kemana-mana.

Baca Juga :  Icon Unik Subluk Raksasa Membuat Warga Dan Pengguna Jalan Tercengang

“ini dikarenakan jumlah embung yang ada di wilayah Kabupaten Malang sebanyak 40 embung dan tersebar di 33 Kecamatan. Dengan demikian, alat penyedot sampah tersebut akan di Operasionalkan secara bergantian. Untuk membersihkan sampah untuk semua embung yang ada di Kabupaten Malang,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadin) Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Malang Ir. Muhammad Anwar, membenarkan dengan adanya alat penyedot sampah itu guna untuk membersihkan embung dan penampungan-penampungan air yang berada di Kabupaten Malang. Anwar juga mengatakan, dinasnya memiliki tanggung jawab memberikan distribusi air terhadap lahan sawah di 33 Kecamatan.

Baca Juga :  Update 17 Juli 2020 : Magetan Bertambah 1 Pasien Positip Covid-19

“saat ini kami memiliki tugas mengaliri sawah seluas 6,532 hektare daerah irigasi non teknis di Kabupaten Malang. Hal itu untuk mendukung peningkatan produksi pertanian,” ujar Anwar.

Pihaknya juga tengah mengupayakan peningkatan jaringan irigasi non teknis menjadi teknis atau semi teknis melalui dana BK Provinsi, DAK dan APBD.

Salah satu di antaranya Pekerjaan Peningkatan Saluran Sekunder Bureng I Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi sepanjang 519,14m yang melayani baku sawah 387 hektare.

Baca Juga :  Pasiter mengundang Toga dan Tomas Hadir dalam Wasev Tim Mabesad

“Peningkatan jaringan irigasi adalah kegiatan meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan yang sudah ada, atau menambah luas areal pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi, harapannya mudah-mudahan upaya dinas ini benar-benar bisa membantu masyarakat Kabupaten Malang khususnya di bidang pertanian,” pungkas Anwar. (Sol/ila/ops)

 242 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!