UA-163642268-1

Dua Sisi Jembatan Suramadu Dijaga Ketat Petugas


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Dua sisi jembatan Suramadu (Surabaya-Madura), dijaga ketat petugas, baik disisi Surabaya dan Madura, untuk mencegah penyebaran virus corona, serta antisipasi adanya varian baru Covid-19.

Kasitipol Polrestabes Surabaya, Kompol Lukito saat berada di lokasi, mengatakan, penyekatan tersebut dilakukan dalam waktu 24 jam, dari pagi hingga malam.

Menurutnya, setiap warga yang hendak melakukan penyebrangan di Jembatan Suramadu dihentikan dan diperiksa, dengan menunjukka surat keterangan sehat.

Baca Juga :  Tanam Satu Pohon Sejuta Manfaat, Pemkab Magetan Tanam 1000 Pohon dan Tabur 2500 Tombro di Embung Selotinatah

“Apabila warga yang akan menyebrang dapat menunjukkan surat keterangan swab dari pihak Rumah Sakit atau Puskesmas, maka kami mempersilahkan. Namun, apabila tidak akan kami hentikan dan dilakukan swab di posko penyekatan,” ucap Lukiti, Kamis (17/06).

Disisi lain, Kasat Pol PP Kota Surabaya, Eddy Chrinstijanto saat sedang memantau posko-posko disisi Wilayah Madura, mengatakan bahwa, tujuan penyekatan ini adalah untuk mengatasi masalah kasus covid-19 yang pernah meningkat beberapa pekan terakhir, dengan cara menscrining serta melakukan tes swab di Pintu Masuk Jembatan Suramadu.

Baca Juga :  Pemaanfaatan Dana DD, Desa Gondang Sebar Di 22 Titik Lokasi Pembanguanan

“Harapan kami, dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat menekan penyebaran Covid-19. Dan ini demi kesehatan kita semua,” jelas, Eddy Chrinstijanto.

Diketahui bahwa, hari ini, Kamis (17/06), Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memantau langsung pelaksanaan Swab dan Screnning di pos penyekatan Suramadu Jawa Timut. Pun menyampaikan, pihaknya tidak melarang masyarakat untuk beraktivitas, akan tetapi harus tetap memperhatikan kedisiplinan proktokol kesehatan,” tutupnya. (Redk)

 402 total views,  2 views today

Baca Juga :  Pemandangan Menarik Di Desa Jeruk, Dengan Sampah Yang Menumpuk.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!