UA-163642268-1

Dugaan Pangkas PKH Oknum Desa, Dengan Alibi Sukarela


ARYA-MEDIA, Madiun – Cuitan dugaan pemotongan Dana Program Keluarga Harapan (PKH) kepada peserta yang mendapatkan mulai terendus. Team Arya Media setelah ngobrol di warung dengan salah satu peserta yang enggan di sebut namanya.

Dugaan pemotongan anggaran dengan kisaran 20 ribu terjadi di Desa Bongsopotro kec. Saradan, Kab. Madiun.

Salah satu penerima PKH berkeluh kesah kepada team Arya-Media, “Maaf ya pak, ini anggarannya di potong 20 ribu untuk kas dan BOP Kelompok. Ojo omong sopo sopo (jangan bilang siapa siapa),” ucapnya kepada team Arya-Media.

Baca Juga :  Tanggapan Bupati Ngawi Terhadap 6 Raperda Berjalan Lancar, krisis Air Bersih Teratasi

Mendengar kabar pemotongan tersebut, Kades Bongsopostro Suwarno terkejut. Dan langsung cek kepada peserta PKH warga Bongsopotro.

Dari keterangan peserta PKH, juga di akui oleh ketua kelompoknya sebut (LS) saat di konfir via telpon dengan alibi sukarela. ”Iya mas itu uang sukarela, itung itung tukar uang bensin dan mondar mandir saya mengurusi PKH, mereka sukarela kok,” terang LS Saat di telepon.

Baca Juga :  Kabar KBM Tatap Muka Tingkat SD di Magetan

Dalam bentuk apapun PKH tidak ada potongan harus di terima peserta 100%. ”Dana pencairan PKH tidak boleh di potong dalam bentuk apapun bahasanya, harus di terima peserta full, jika ada pemotongan akan kami tindak sesuai peraturan PKH”, tegas Erwina selaku Kabid Bansos Pemkab Madiun. (pra)

 1,793 total views,  2 views today

Baca Juga :  Warga Wedusan Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Satgas TMDD


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!