Dugaan Pungli PTSL, Membuat Geram LBH Pembela Tanah Air


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Dugaan pungli atas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Probolinggo, membuat geram ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pembela Tanah Air (PETA) Jakarta, Faisal Yusuf Nasution, SH. Ia meminta polres setempat, mengusut tuntas kasusnya.

“Ini biar didengar Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kalau gak mampu selesaikan kasus itu copot saja kapolresnya,” cetus Faisal, di Kantor Redaksi www.siraja.co.id, Jl. Supriadi Probolinggo, (26/7/2018).

Menurut, pungli PTSL sudah menciderai kepercayaan masyarakat terhadap Aparatur Negara yang ditugasi menangani program pemerintah pusat di Daerah. “Harusnya tidak ada pungli, mereka sudah disupport anggaran untuk melaksanakan kewajiban itu,” paparnya pria asli Medan tersebut.

Baca Juga :  TMMD-102 : Berikan Bola Sebagi Motivasi Pemuda

Diketahui sebelumnya, telah mencuat kasus dugaan pungli PTSL di sejumlah Desa di Kabupaten Probolinggo. Bahkan beberapa diantaranya sudah dilaporkan ke Mapolres setempat. Seperti terlapor Sholehuddin, Desa Sokaan, diduga kuat telah menarik pungli sekitar Rp 1.250.000 sampai Rp 3 juta per bidang atau per sertifikat.

“Dugaan sementara memang ada praktik permintaan uang secara paksa oleh Desa. Tapi, kami masih selidiki lebih lanjut untuk menaikkan status ke penyidikan dan menetapkan tersangka,” terang Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto, seperti dimuat di laman radar bromo.

Baca Juga :  Pemudik Terus Berdatangan, Dishub Minta Ikuti Himbauan Pemerintah

Dalam surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria, dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmirgasi, dijelaskan bahwa, kegiatan penyiapan dokumen, pengadaan patok dan materai, kegiatan operasional petugas Kelurahan atau desa sebesar Rp 150 ribu kategori V se Jawa-Bali, dibebankan kepada pemilik tanah.

Ditempat terpisah, Sebut saja Nemo warga Kecamatan Tiris, mengaku mengikuti perkembangan kasus tersebut. Yaitu meminta pemerintah pusat menurunkan petugas BPN pusat ikut menelusuri masalah PTSL. “Ini kan masalah urgen. Pemerintah pusat harusnya bereaksi,” katanya. (pra/ops/redk)

 871 total views,  3 views today

Baca Juga :  Pasien Sembuh Bertambah 1 Orang, Total 6 Warga Magetan Dinyatakan Negatif Covid-19


6 thoughts on “Dugaan Pungli PTSL, Membuat Geram LBH Pembela Tanah Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!