UA-163642268-1

Edukasi Terus Kepada Masyarakat, Kapolri : Larangan Mudik Selamatkan Rakyat


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajaran Kepolisian untuk terus bersabar memberikan sosialiasi serta edukasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan pelarangan Mudik Lebaran di tengah Pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan Kapolri bersama beberapa pejabat negara dalam tinjauan arus mudik Idul Fitri atau Lebaran 2021 di pos penyekatan KM 31 Tol Jakarta – Cikampek beberapa waktu lalu.

“Terus bersabar dan berikan sosialisasi kepada para pemudik, dengan harapan keluarga kita tidak terdampak Covid-19. Lakukan itu secara terus menerus,” kata Sigit, Rabu (12/5).

Baca Juga :  Jadi Kendala : Mobil Siaran Kominfo Di Magetan Dinilai Tidak Layak Pakai

Dengan adanya edukasi dan sosialiasi Larangan Mudik, menurut Kapolri, hal itu bisa menyelamatkan rakyat dari penyebaran virus corona. Atas dasar itulah yang menjadi semangat Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik saat Pandemi virus corona.

“Dengan adanya larangan mudik, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pun mengalami penurunan yang signifikan yang biasanya situasi normal 80 juta menjadi 14 juta. Pemerintah meniadakan mudik demi keselamatan rakyat,” terang Sigit.

Selain itu, Kapolri juga meminta kepada jajaran Kepolisian yang bertugas saat Lebaran, untuk melakukan pengawasan ketat di beberapa wilayah Aglomerasi dan tempat-tempat wisata yang berpotensi kerumunan karena dikunjungi masyarakat saat libur Idul Fitri.

Baca Juga :  Khofifah Membuka Workshop, Kemendagri Bakal Ceramahi Pejabat Jatim

“Persiapan arus balik, juga harus dipersiapkan dengan matang untuk memastikan pencegahan penyebaran virus corona. Misalnya, melakukan tes Swab Antigen kepada masyarakat, walaupun sudah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan,” tegas Sigit.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi kinerja dari jajaran kepolisian, TNI dan pihak terkait yang telah bekerja keras saat bertugas di pos penyekatan demi menghalau warga mudik.

Menurutnya, larangan mudik kepada masyatakat harus dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Mengingat, kebijakan ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga :  Masih Berproses, Polemik Indikasi Penyelewengan Anggaran Negara di Desa Taji Terus Berlanjut

“Tugas dilapangan harus dilayani secara humanis dan sabar. Saya mengapresiasi dan berterima kasih dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya,” ujar Puan.

Diberitakan sebelumnya, tinjauan arus mudik oleh Kapolri bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo. Sebelum meninjau pos penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, rombongan terlebih dahulu melakukan pengecekan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang. (Redk)

 257 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!