google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Evaluasi Covid-19 Pemkab Magetan : Kendalan Tracking Masih Rendah, Waspada Cluster Keluarga


ARYA-MEDIA | Magetan – Sebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan, menjadi ancaman tersendiri bagi Pemkab Magetan dalam menghadapi pandemi di era New Normal saat ini.

Hal itu diungkapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, dalam agenda rutin evaluasi Covid-19, yang diikuti oleh jajaran Forkopimda beserta seluruh pimpinan OPD, di Pendapa Surya Graha pada hari Jumat (02/10/2020).

Dikutip dari informasi Humas dan Protokol Pemkab Magetan, kasus positif covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan terus mengalami peningkatan dalam setiap harinya. Sebanyak 391 orang dengan positif Rate 14 % (kasus terkonfirmasi per 30 September 2020).

 “Ada kecenderungan berkembangnya dari cluster keluarga. Sedangkan kendala dalam penanganan Covid-19 saat ini adalah tracing yang masih rendah, karena sesuai standarnya sebanyak 30 kontaks erat per satu konfirmasi, kata Agus Yudi Purnomo, SKM, MPH., dari Dinas Kesehatan Magetan, Jumat (02/10).

Dijelaskan Agus, selain perlunya dilaksanakan tes SWAB secara masal, ada beberapa langkah untuk mempercepat penanganan penyebaran covid-19 di Kabupaten Magetan. yaitu dengan mempercepat operasional PCR di RS Sayyidiman, pembelian mobile PCR, memperketat isolasi mandiri. “Selain beberapa alternative tersebut, juga perlu penerapan disiplin kepada masyarakat dengan melibatkan organisasi PKK, serta perketat disiplin prokes di perkantoran untuk mencegah munculnya cluster perkantoran,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Suprawoto juga menyampaikan beberapa alternatif pemecahan masalah dalam penanganan Covid-19 terkait pemakaman, yakni bisa melibatkan elemen relawan masyarakat. “Kebiasaan baru harus terus digalakkan agar tidak hanya menjadi kewajiban, tapi harus menjadi budaya baru dalam bermasyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sejak 18 September 2020 hingga sampai sekarang digalakan Sidang Yustisi oleh Polres Magetan bersama Pengadilan Negeri Magetan, mencapai akumulasi 325 pelanggar. Upaya preventif bakal terus dilakukan oleh petugas, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. (Redk)

 798 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!