Fenomena Alam, Sumur Mengeluarkan Gas Dan Api


ARYA-MEDIA, Ngawi – Fenomena alam terjadi lagi, bersamaan dengan munculnya semburan air dari sumur bor Desa Sidolaju, Kec. Widodaren, kini ada sebuah sumur di Dusun Karasan, Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, sedang mengeluarkan gas.

Sumur tersebut, berada di dalam rumah Muhajir. Sebelumnya posisi sumur berada di belakang rumah, dan awal dibuatnya sumur tersebut pada tahun 1984.

“Dulu, sumur itu berada di luar rumah, setelah rumah direnovasi, posisi sumur berubah keberadaanya di dalam kamar, dan kamar itu sekarang difungsikan sebagai ruang ganti”, kata Muhajir kepada Arya-Media, (9/8/2018).

Baca Juga :  Dua Perda Non APBD Ditetapkan DPRD Bersama Pemkab Madiun

Saat dikonfirmasi Muhajir mengatakan, saat itu anak bungsunya Huda Khoirul Rizikin (12) sedang berganti pakaian di kamar tempat sumur berada. Kemudian terdengar suara gemuruh dari dalam sumur, selanjutnya Huda melapor ke ayahnya (Muhajir).

“Setelah saya teliti ternyata ada aroma seperti bau gas elpiji, lalu saya coba nyalakan korek kok menyala,” ungkap Muhajir.

Baca Juga :  150 Delegasi ASEAN Bakal Hadir pada AJAFA-21 RLF Ke-25 di Bali

Lanjutnya, kemudian Muhajir berinisiatif memasang selang sepanjang 15 meter dan disambungkan ke sebuah pipa agar bisa disulut api. Kemudian dia memanfaatkan api itu untuk memasak. “Untuk merebus air, lumayan dapat menghemat elpiji,” imbuh Muhajir.

Saat ini petugas Kepolisian dan TNI sedang melakukan pengawasan sebagai tindak pengamanan untuk menghindari sesuati hal yang tidak di inginkan. Diketahui bahwa, sumur tersebut merupakan sumur bor yang mempunyai kedalaman 12 meter. Tidak ada lubang besar pada sumur, yang ada hanyalah sebuah lubang kecil berukuran 2 inchi yang diisi dengan pipa besi. Dari lubang itulah gas keluar dan jika disulut dapat mengeluarkan api. (tim/redk)

 1,294 total views,  3 views today

Baca Juga :  Mencermati Pembangunan Surabya 20 Tahun Ke Belakang


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!