Festival Gumelaring Kadipaten Purwodadi Ke-V, Dihadiri Bupati & Wakil Bupati Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Malan puncak acara festival “Gumelaring Kadipaten Purwodadi” ditutup secara langsung oleh Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si, di benteng Kadipaten Purwodadi, Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Sabtu (31/8/2019).

Rangkaian kegiatan festival nguri-uri budaya dan sejarah trah Pangeran Diponegoro, sudah berjalan yang kelima kali tiap tahunnya. Tak heran, antusias ribuan masyarakat datang berbondong-bondong untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Putut Puji Agus Seno, SS, dengan cerita Pendowo Sesuci.

Hadir dalam acara, Bupati Magetan dan Wakil Bupati (Wabup) Magetan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kab. Magetan beserta jajarannya, Camat Barat, Trah Diponegoro, Danramil Barat, Kapolsek Barat. Dan sebagai tuan rumah, Kepala Desa Purwodadi Suci Minarni didampingi Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas), serta undangan lainnya.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, mengingat perjuangan jaman dulu bahwa Desa Purwodadi adalah merupakan Kadipaten Purwodadi pada jaman Belanda. Dan Benteng Purwodadi merupakan sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro waktu kerajaan Medang berpindah ke wilayah timur gunung Lawu. Maka, perlu dilestarikan dengan nguri-uri budaya sebagai edukasi sejarah yang ada di Kabupaten Magetan.

“Acara seperti ini bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Magetan, dan kedepan bisa diagendakan secara rutin tiap tahunnya. Semoga dengan adanya acara festival gumelirang Kadipaten Purwodadi ini, dapat diambil hikmah dari edukasi sejarahnya. Sehingga terjadi keseimbangan antara perkembangan teknologi, seni budaya dan agama,” jelas Suprawoto, atau dikenal dengan sebutan “Kang Woto”, (31/8).

Terpisah, Kepala Desa Purwodadi, Suci Minarni juga mengucapkan terima kasih kepada Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Magetan yang telah hadir dalam acara tersebut. Pihaknya berharap dengan digelarnya festival Gumelaring Kadipaten Purwodadi dapat ditetapkan sebagai cagar budaya yang ada di Kabupaten Magetan.

“Semoga dengan adanya festival ini, dapat menjadikan Kadipaten Purwodadi sebagai cagar budaya di Magetan. Serta menjadikan Desa Purwodadi menjadi Desa wisata yang berbasis sejarah dan budaya,” pungkas Kades Purwodadi.

Diketahui bahwa, dalam kegiatan tersebut di awali penampilan tari Langen Beksan Sri Rejeki, dilanjutkan dengan penyerahan lakon wayang secara simbolis oleh Bupati Magetan Suprawoto kepada dalang Ki Putut Puji Agus Seno. Dengan sajian pelawak kondang Cak Yudo Cs asal Ngawi membuat suasana bertambah semarak dan meriah. (ren)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *