UA-163642268-1

Forkopimda Jawa Timur Gelar Pasukan Ops Penegakan Disiplin Prokes


ARYA MEDIA | SURABAYA – Bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Lapangan Makodam V Brawijaya. Minggu (31/01/2021).

Bertempat di Lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, selaku pemimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Tegakan Disiplin Protokol kesehatan mengatakan, kasus Covid-19 di awal tahun 2021 meningkat cukup tajam bahkan Indonesia mencapai 1 juta kasus lebih tertinggi di wilayah asia tenggara.

“Kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah masuk di angka satu juta lebih. Dan ini tertinggi di asia tenggara,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati HLUN, Dinkes Magetan Gelar Lomba Senam Lansia "Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif"

Sementara itu, penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Jawa Timur selama tiga minggu ini, kesediaan tempat tidur di Rumah Sakit Rujukan bagi pasien Covid-19 relatif menurun. Namun angka positif Covid-19 masih bertahan di angka 800 sampai 1.000.

“Meski kasus Covid-19 di Indonesia tinggi, khusus di jatim justru mengalami penurunan. Sehingga masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes),” jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Minggu (31/01).

Baca Juga :  Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Magetan Luncurkan JUMINGSIH

Ditempat yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta menjelaskan bahwa, Polda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya siap mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur  dalam pelaksanaan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan. “Kami siap mendukung program Pemerintah Provinsi dalam penegakan disiplin prokes,” jelasnya, saat ikuti gelar pasukan di Makodam V brawijaya, (31/01).

Selain itu, terkait dengan Vaksinasi, masyarakat sendiri diharapkan jangan ragu untuk di vaksin. Sehingga kita semua masyarakat bisa mendukung langkah Pemerintah Pusat,” tambahnya.

Diketahui bahwa, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Nantinya aparat gabungan TNI, Polri dan jajaran dari Pemprov Jatim, bakal rutin melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Baca Juga :  DANREM 083 DAMPINGI KASDAM V/BRW SAMBUT KASAD SINGAPURA

Maka dari itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa menegaskan, bahwa jajaran petugas bakal langsung melakukan tindakan tegas dengan diberikan denda hingga mencabut izin usaha. Jika masih nekat buka di jam yang sudah ditentukan oleh pemerintah provinsi jatim. Hal ini dilakukan guna mengurangi kerumunan, sehingga angka positif Covid-19 bisa ditekan.

“Untuk menerapkan PPKM, nantinya kita akan sedikit tegas dengan langsung berikan denda kepada pelanggar. Dan bagi tempat usaha jika masih nekat di jam yang sudah ditentukan, maka kita akan cabut izin usahannya,” tegasnya. (Redk)

 674 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!