UA-163642268-1

Gebyar Peternakan Dan Perikanan : Tingkatkan Potensi Wisata, 10 Ribu Benih Ikan Dewa Ditebar Di Telaga Sarangan


ARYA-MEDIA, Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kab. Magetan, menggelar acara “Gebyar Peternakan dan Perikanan”, di lokasi wisata Telaga Sarangan pada Sabtu (20/7/2019).

Rangkaian acara Gebyar Peternakan dan Perikanan ini, diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh jajaran Forkopimda beserta para staff Setdakab Kabupaten Magetan, masyarakat petani dan peternak Desa Singolangu, Kec. Plaosan, serta pelajar SD dan SMP di lapangan Desa Singolangu. Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Magetan bersama rombongan melakukan tanam pohon sebagai budidaya pakan ternak, dan dilanjutkan dengan jalan santai dengan finish di Telaga Sarangan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Magetan, Kustini mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memacu daya saing para pelaku peternakan dan Perikanan di Kabupaten Magetan. Selain itu, cecara tidak langsung juga meningkatkan daya tarik wisata di Sarangan.

Baca Juga :  Bantu Korban, TNI Dan Warga Gotong-royong Pembersihan Puing-Puing Kebakaran
Penandatanganan Prasasti Sinergitas Dan Perencanaan Pembangunan, Melalui Penebaran Benih Ikan Dewa Di Telaga Sarangan.

”Tujuan acara ini sangatlah luas, selain meningkatkan para SDM peternak, adalah sebagai wujud memajukan dunia wisata telaga sarangan dengan tebar benih budidaya ikan dewa,” ucap Kustini Kepala Disnakan Kab. Magetan.

Disisi lain, dalam acara tersebut, selain gemar minum susu dan makan ikan, juga dilakukan penebaran  10 ribu benih ikan dewa disebar di Telaga Sarangan oleh Bupati Magetan, Suprawoto, bersama Sjarif Widjaja selaku Kepala Badan Riset SDM dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga :  Stadion Magetan Menjadi Kotor Akibat Sampah

Suprawoto menuturkan, untuk menjaga ekosistem ikan air tawar yang ada di telaga Sarangan, Bupati berharap kepada masyarakat Magetan agar bersama-sama menjaga perkembangbiakan ikan pasca benih ikan dewa disebar di telaga.

“Saya berharap masyarakat Magetan khususnya warga sarangan, ikut serta dalam menjaga pengembangbiakan ikan dewa ini. Dan ikan ini memiliki keunikan tersendiri, ketika sudah besar nanti,  ikan tersebut akan naik ke permukaan untuk bertelur,” terang Suprawoto, Bupati Magetan, Sabtu (20/7).

Selain itu, untuk menjaga ekosistem air tawar yang ada di telaga, Bupati Suprawoto akan menerbitkan Peraturan bupati (Perbup) terkait larangan memancing di Telaga Sarangan. ”Kita akan terbitkan Perbupnya, untuk dilarangan memancing di telaga Sarangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Apresiasi Kepala Perpusnas Kepada Perpusda Magetan Dalam Acara “Sarasehan Literasi Penggiat Perpustakaan”

Sementara, Kepala Badan Riset SDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarif Widjaja, menilai jika Telaga Sarangan cocok sebagai tempat pengembang biakan ikan dewa. ”Setelah kami nilai, Telaga Sarangan layak sebagai tempat pengembangbiakan ikan dewa. Maka dari itu, ikan dewa akan kembali ke habitatnya yaitu berada di air tawar dengan pegunungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sjarif menjelaskan, bahwa ikan dewa lebih suka di kedalaman saat masih kecil, namun jika sudah besar akan nampak di perairan dangkal serta melompat ke udara. ”Karakternya suka dikedalaman waktu kecil, namun jika sudah besar akan melompat – lompat ke permukaan,” pungkasnya. (ren)

 2,722 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!