UA-163642268-1

H+3 PPKM Darurat : Puluhan Kendaraan Luar Daerah Putar Balik, 3 Cafe Ditutup Paksa Petugas


ARYA-MEDIA | BLITAR – Sejak diberlakukan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Blitar pada 3 Juli 2021, Polres Blitar langsung gerak cepat melakukan penegakan PPKM Darurat, engan memantau langsung Penyekatan titik jalan raya yang menjadi tempat keramaian.

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M. Sinambela, yang memimpin langsung penegakan dalam 3 hari terakhir mengatakan, selain melakukan pemantauan ruas jalan, Polisi juga melakukan penyekatan maupun penutupan arus lalu lintas mulai pukul 20.00 WIB di beberapa titik di wilayah Kabupaten Blitar.

“Kami lakukan penindakan terhadap pelanggaran prokes maupun jam operasional saat massa PPKM Darurat.  Tercatat ada 3 Kafe di wilayah Kanigoro yang diberikan teguran dan dipaksa tutup karena sdh lewat jam 20.00 masih beroperasi,” kata Leonard Sinambela, Senin (05/07/2021).

Baca Juga :  Pembuang Mayat Bayi Diringkus Polisi, Kedua Pelaku Masih Berstatus Pacaran

Polres Blitar juga melakukan penindakan dan penggerebekan terhadap judi sabung ayam di Kecamatan Wlingi. Selain itu, sebanyak 26 orang pemain judi yang diamankan, serta puluhan ekor ayam jago, dan ratusan kendaraan roda 2 milik pelaku dan penonton judi sabung ayam juga ikit diamankan.

“Selain melanggar hukum, judi juga menimbulkan kerumunan di saat pemerintah tengah melaksanakan PPKM Darurat untuk  memutus rantai Covid-19,” ungkap Kapolres Blitar.

Selain itu, sebagai upaya untuk membatasi masuknya kendaraan dari luar daerah karena berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Malang, Polisi juga mendirikan pos penyekatan di Wilayah Selorejo dan satu Pos Darurat di Wilayah Kanigoro.

Baca Juga :  Update News : Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Pasangan Suami Istri Baru 6 Bulan

Operasional pos penyekatan dimulai pukul 08.00 – 14.00 WIB, secara selektif petugas dilapangan yang terdiri dari TNI Polri Satpol PP dan Puskesmas setempat secara selektif memeriksa kendaraan dari luar daerah. “Petugas melakukan tes PCR secara acak, dan jika tidak ada keperluan yang jelas dan tanpa SIKM (Surat Ijin Masuk Kerja) Kendaraan dari luar daerah akan diputar balik,” jelas AKBP Leonard M Sinambela, (05/07).

Baca Juga :  Solidaritas PSH Tunas Muda Winongo Madiun Lakukan Donasi Korban Tsunami

Kapolres berharap, dengan adanya pos penyekatan yang ada di Selorejo dapat mengurangi mobilitas masyarakat. Sehingga PPKM Darurat dalam rangka pengendalian Covid-19 dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, dari data terakhir hari minggu saja, Polres Blitar memeriksa kendaran 144 unit. Dengan rincian, sepeda motor sebanyak 60, mobil pribadi sebanyak 48, mobil penumpang 30 dan bus antar kota sebanyak 6 unit. “Dari jumblah tersebut, 80 kendaran dipaksa putar balik petugas karena tidak bisa menunjukan SIKM dan alasan yang bisa dijadikan pertimbangan petugas,” tutup Kapolres. (Redk)

 352 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!