Hanya Kurang 60 Centimeter Lagi, Telaga Sarangan Berstatus Darurat Air


ARYA-MEDIA, Magetan – Kemarau yang berkepanjangan, membuat air telaga sarangan menjadi surut drastis. Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan bertambahnya sambungan pipa baru yang telah menyedot sumber air di atas telaga sarangan. Akibatnya, stock suplai air di telaga sarangan semakin susut dan berkurang.

Saat dikonfirmasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kabupaten Magetan, melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Yuli K Iswahyudi membenarkan kejadian tersebut. Kurangnya pasokan air di Telaga Sarangan, akibat dari ratusan pipa yang mengambil air dari sumber di atas Telaga Sarangan yang tidak terkontrol.

“Terdapat ratusan pipa yang telah mengambil air dari sumber air di atas Telaga. Semua pipa itu adalah, ada yang milik warga, sebagian milik hotel, dan juga petani,” kata Yuli Kabid SDA DPUPR Magetan, Jumat (18/10/2019).

Menanggapi hal tersebut, perlu adanya pengawasan khusus terkait pengambilan air dari sumber, agar air yang masuk ke Telaga Sarangan sesuai target. “Ini perlu adanya pengawasan khusus dari BBWS dan juga penegak hukum, sebab penggunaan air tanah dan permukaan harus ada ijin,” jelasnya.

Selain itu, Yuli menjelaskan, untuk saat ini air masih di angka 8,1 meter dari viskal telaga, jadi masih belum dikatakan darurat. “Apabila ketinggian air telaga sudah menunjukkan angka 7,5 meter dari viskal telaga, maka pintu telaga akan ditutup. Karena sudah dikatakan darurat dan tidak boleh untuk pengairan petani lagi,” tandasnya.

Diberitahukan sebelumnya, ditutupnya pintu air dari Telaga Sarangan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBW) pada Selasa (15/10), membuat para petani di 8 Desa Kecamatan Plaosan, geram dengan melakukan protes. Karena tanaman sayur milik para petani yang berada di wilayah Plaosan, hanya menggantungkan air dari Telaga Sarangan. Sementara, hanya kurang 0,6 meter atau sekitar 60 Centmeter lagi dari viskal telaga, maka Telaga Sarangan akan berstatus Darurat Air. (ren)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *