Hendak Memasak, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Kesetrum


ARYA-MEDIA, Ngawi – Seorang ibu rumah tangga bernama Mumtamimatun (51) warga Dusun Katerban, RT.01/RW.01, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, tewas terbujur kaku karena tersengat aliran listrik, Kamis (28/11/2019).

Kejadian naas itu, terjadi di dalam dapur rumahnya, pada pukul 06.00 WIB. Saat itu korban hendak menghidupkan pompa air untuk melakukan aktifitas sehari-hari untuk memasak.

Saksi Nurhadi (16) selaku anak korban mengatakan, sekira jam 05.30 WIB biasnya ibu hendak memasak didapur. Saat hendak menyalakan pompa air, karena colokan listrik terlalu jauh, kemudian korban menarik kabel colokan listrik tersebut. Namun naas, tanpa disengaja korban memegang sambungan kabel listrik dan langsung jatuh terlentang.

“Awalnya, colokan listriknya terlalu jauh. Kemudian Ibu saya menarik kabel colokan listrik tersebut, namun tanpa disengaja ibu memegang sambungan kabel. Sehingga Ibu saya langsung jatuh terlentang dan tidak sadarkan diri,” terang saksi, Kamis (28/11).

Saat dikonfirmasi kepada, AKP Munaji, Kapolsek Widodaren di wilayah hukum Polres Ngawi membenarkan kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi, korban meninggal setelah memegang sambungan kabel, kemudian kesetrum.

“Mengetahui hal itu, selanjutnya anak korban menolong ibunya dan ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Widodaren.

Atas kejadian tersebut, satu buah colokan beserta kabel listrik sudah diamankan pihak Kepolisian sebagai barang bukti. “Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Walikukun, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Hanya terdapat luka bakar di jari tengah korban dengan diameter 2 centimeter,”jelasnya kepada Arya Media, (28/11).

Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili oleh suami korban, menerima kejadian tersebut murni karena musibah. Pihak keluarga juga meminta agar tidak dilakukan otopsi karena korban akan segera dimakamkan. (Endik)

 483 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!