google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Ibu Rumah Tangga Stres, Nekat Gantung Diri


ARYA-MEDIA | NGAWI – Seorang ibu rumah tangga diarga Kabupaten Ngawi, tepatnya di Dusun Cung Belut, RT.04/RW.10, Desa Semen, Kecamatan Paron, ditemukan tewas menggantung di dapur rumahnya sendiri, Senin (15/02/2021).

Mengetahui hal tersebut, petugas Polsek Paron wilayah hukum Polres Ngawi, langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif tindakan gantung diri oleh korban bernama Sutini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah korban yang berusia 37 tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Sutikno, sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Pencuri Tabung Gas LPG, Diamankan Dari Amuk Masa

“Niatnya ingin melihat korban di rumahnya. Ternyata, saksi justru kaget melihat Sutini dalam kondisi tergantung dengan kain selendang yang menjerat leher,” kata Kapolsek Paron, Senin (15/2).

Diketahui sebelumnya, korban mengalami depresi masalah rumah tangga, dan sudah beredar di lingkungan masyarakat sekitar. Sempat pula beredar kabar jika korban memutuskan bunuh diri akibat kecewa dan depresi.

Baca Juga :  Sajian Tahunan Agenda "Gumelaring Budaya Kadipaten Purwodadi"

Sementara itu, dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kapolsek Paron, Suyitno menegaskan, jika petugas belum menyimpulkan motif gantung diri korban. “Sementara kami minta keterangan dari Kepala Desa dan saksi-saksi” ujarnya.

Selain olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah korban oleh petugas kesehatan, Polsek Paron juga masih mendalami peristiwa itu dengan memeriksa dua saksi.

Baca Juga :  PERMASDES : Mengatasi Kekosongan Sekdes, Kepala Desa Bisa Tunjuk Perangkat Lainnya Sebagai Pengganti

“Berdasarkan hasil sementara olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan apapun pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan luka lecet pada leher kanan korban. Luka itu diduga akibat jeratan kain selendang yang dipakai untuk gantung diri,” jelasnya. (Endik/Redk)

 554 total views,  9 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!