UA-163642268-1

Instruksi Kapolri : Usut Tuntas Semua Mafia Tanah, Jangan Pandang Bulu


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mengusut tuntas kasus tindak pidana mafia tanah secara tegas di seluruh Indonesia.

Hal itu sejalan dengan instruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang fokus untuk memberangus adanya praktik tindak pidana mafia tanah di Indonesia.

“Karena mafia tanah menjadi perhatian khusus Bapak Presiden, dan saya diperintahkan Bapak Presiden untuk usut tuntas masalah mafia tanah,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga :  Menjarah Sopir Grab, Pelajar Di Tulungagung Ditangkap Polisi

Menurut Kapolri, sebagai aparat penegak hukum, Polisi harus menjalankan tugasnya untuk membela hak yang dimiliki masyarakat.

“Saya perintahkan untuk seluruh anggota di seluruh jajaran untuk tidak ragu-ragu dan usut tuntas masalah mafia tanah, kembalikan hak masyarakat, bela hak rakyat tegakkan hukum secara tegas,” ungkap Sigit, Rabu (17/2).

Sigit juga menjelaskan, kepada jajarannya untuk menindak tegas siapapun yang membekingi ataupun aktor intelektual di balik sindikat mafia tanah tersebut. Tidak perlu ragu, semuanya harus di proses tuntas, siapapun bekingnya.

Baca Juga :  TNI Bersama Bakesbangpol Berikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

“Sebagaimana program Presisi, proses penegakan hukum harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” tegas Sigit.

Sementara, kasus mafia tanah pada tahun 2020, Bareskrim Polri melalui Satgas Mafia Tanah, tercatat dalam proses penyidikan sebanyak 37 perkara, 8 kasus masih dalam proses penyelidikan.

“12 diantaranya sudah dilakukan pelimpahan tahap II, 6 perkara dinyatakan lengkap atau P21, dan 4 diantaranya proses P19 serta 3 kasus SP3,” ungkap Kapolri, (17/2).

Baca Juga :  Tanpa Disadari, Tempat Pengolahan Kayu Milik Warga Ngawi Terbakar

Selain itu, Polda Metro Jaya, juga menangkap 1 sindikat mafia tanah. Komplotan tersebut bekerja dengan memalsukan akta tanah dan membuat e-KTP ilegal. Sehingga korban mengalami kerugian ratusan miliar.

“Saat ini, polisi sedang mengusut kasus sindikat mafia tanah yang diduga melakukan penipuan sertifikat ibu dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal” tandasnya. (Redk)

 750 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!