UA-163642268-1

Instruksi Panglima TNI, Bombardir RT Zona Merah Dengan Prokes Ketat


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melakukan kunjungan kerja (Kunker), dalam rangka implementasi dari tenaga tracer di kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kamis (11/2/2021).

Panglima TNI didampingi jajaran Forkopimda Jawa Timur, mengatakan, tenaga tracer adalah untuk membantu sampai dengan tingkat desa dengan melacak kasus Covid-19, termasuk pelaksanaan isolasi apabila dinyatakan Positif Covid-19.

“Semuanya untuk membantu Kampung Tangguh yang ada di tingkat desa,” kata Panglima saat melakukan kunjungan di Posko PPKM Mikro, Kamis (11/2).

Baca Juga :  Tertarik Kampung Tangguh Semeru di Magetan, Polda Jatim Kembali Kunjungi Desa Bogoarum

Dijelaskan Panglima TNI, Kampung Tangguh yang berbasis RT/RW dengan kondisi sudah wilayah hijau, tenaga tracer dari Babinsa dan Babinkamtibmas, termasuk unsur desa tetap melaksanakan tugasnya. Tapi hanya sebagai petugas Protokol Kesehatan (Prokes).

“Saya lihat tadi setiap tamu yang masuk pun harus di tegur apabila tidak menggunakan masker. Kalau sudah menggunakan masker gak perlu ditegur, tinggal di awasi saja.” papar Marsekal Hadi Tjahjanto, (11/2).

Baca Juga :  Masyarakat Dihimbau Tetap Waspada Menghadapi Covid-19 di Magetan

Selain itu, Panglima kembali menegaskan, untuk tetap mempertahankan dan menjaga zona hijau ini, dihimbau warga untuk tetap melaksanakan prokes dengan ketat.

“Mari kita kroyok dengan melakukan pelacakan, melakukan isolasi, kemudian kita perketat dengan melaksanakan pembatas sosial, dan tentunya dari pemerintah daerah akan mengeluarkan peraturan untuk hal tersebut.” tegasnya. (Redk)

 614 total views,  4 views today

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Covid di Bangkalan, Forkopimda Jatim Lakukan Manajemen Krisis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!