Jebakan Tikus Memakan Korban Jiwa, Polres Ngawi Tetapkan Tersangka Sebagai Tindak Pidana


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kepolisian Resort (Polres) Ngawi, memberikan tindakan tegas bagi pelaku pemasangan jebakan tikus beraliran listrik yang telah memakan korban jiwa. Perbuatan tersebut, dapat dipidanakan karena telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustisianto, menetapkan satu tersangka berinisial (YA) 30 tahun, warga Dusun Budug Rt.11/Rw.04 Desa Budug Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi.

“Ini merupakan tindakan pidana, karena kesalahan tersangka yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” kata Kapolres Ngawi, dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Karena Kesalahan Yang Menyebabkan Matinya Orang di wilayah Hukum Polres Ngawi, Kamis (30/01/2020).

Dijelaskan Kapolres, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 7 Januari 2020 lalu, yang menyebabkan korban tanpa identitas (Mrs. X) meninggal dunia di area persawahan, masuk Dusun Serenan Desa/Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi.

“Dari keterangan pelaku (YA), tersangka dengan sengaja menghidupkan aliran listrik jebakan tikus pada malam hari mulai pukul 21.00 Wib sampai dengan pukul 24.00 Wib. Keesokan harinya, tersangka dikabari oleh keluarganya bawah jebakan tikus yang di pasangnya telah memakan korban jiwa,” jelas AKBP Dicky Ario, (30/01).

Selain itu, dihadapan para awak media, Kapolres Ngawi menunjukkan beberapa barang bukti (BB) yang berhasil diamankan, yaitu 45 batang potongan bambu yang dililit kawat logam, 2 (dua) buah lampu listrik, 2 utas kabel listrik, serta beberapa baran bukti lainnya yang dikenakan oleh korban.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka disangkakan dengan pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama -lamanya lima (5) tahun atau kurungan selama – lamanya satu tahun,” pungkasnya. (Endik/Ren)

 801 total views,  7 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!