Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Pasaran Melonjak Naik


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, kembali terjadi setiap akhir tahun. Terlihat dari Pasar Sayur Kabupaten Magetan Jawa Timur, kenaikan harga bahan pokok seperti cabai, bawang merah dan bawang putih, dipicu oleh stok dari pengepul yang sangat terbatas. Hal itu terjadi, setiap menjelang Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Di samping itu, para petani juga meresahkan akibat curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan, sehingga berdampak pada hasil panen juga menurun.

“Kenaikan harga sembako mulai naik sekitar 2 minggu lalu akibat pasokan dari pengepul mulai sedikit. Seperti harga cabai, bawang merah, dan bawang putih, juga ikut naik yang semula stabil sekarang melonjak 50 persen lebih,” ungkap Sumirah, salah satu pedang di Pasar Sayur Magetan, Minggu (13/12/2020).

Kenaikan bahan pokok tersebut juga membuat para petani resah akibat ditengah masa pandemi ini. Pun demikian, potensi hujan yang lebat membuat bahan pangan mudah busuk dan layu, sehingga berpotensi kepada pembeli mulai menurun.

Dijelaskan Sumirah, beberapa harga mulai dari telur yang semula 18 ribu perkilo, kini naik menjadi 28 ribu. Bawang putih yang semula 20 ribu perkilo, kini menjadi 30 ribu perkilo. Bawang merah semula 18 ribu perkilo, kini menjadi 26 ribu. “Harga cabai merah kriting juga merangkak naik yang semula 20 ribu menjadi 40 ribu perkilo,” jelasnya kepada Arya Media, (13/12).

Sementara, sampai berita ini diturunkan, pihak Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan masih belum melakukan upaya prefentatif dalam mengatasi lonjakan kebutuhan bahan pokok, sebagai antisipasi lajunya harga pokok di pasaran agar tidak terus meningkat. (Rwy/Ren)

 1,394 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!