UA-163642268-1

Jembatan Puluhan Tahun Retak, Warga 2 Desa Kawatir Takut Ambruk


ARYA-MEDIA, Magetan – Warga Desa Gondang, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, merasa khawatir saat melintasi jembatan yang ada di desa tersebut. Kondisinya yang sudah rusak dan retak dibagian pondasi, membuat warga ketar-ketir untuk melintasinya.

Menurut warga, jembatan yang sudah puluhan tahun dibangun tersebut telah terdapat banyak retakan dan bagian yang berlubang pada bagian tepi pondasi. Sehingga, jembatan tersebut tidak layak untuk dilintasi lagi karena telah berusia diatas 40 tahun lebih. Bahkan, karena dinilai mengkhawatirkan, warga pun menutup palang besi agar tidak dilintasi mobil besar atau truck dengan membawa muatan berat.

Hal Ini tentu membuat cemas masyarakat yang melintasi jembatan tersebut, apalagi jembatan tersebut akses antar desa yang melintasi wilayah di dua Kecamatan. Yaitu Desa Gondang, Kec. Karangrejo dengan Desa Sempol Kec. Maospati Magetan. Sehingga membuat warga harus rela memutari lintasan jalan lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Naik di Pasaran, Pemkab Magetan Sidak Pasar

“Kita berharap jembatan ini bisa segera diperbaiki, selain kondisinya banyak yang retak, pada bagian tepi pondasi bagian selatan terdapat lobang yang sangat besar. Jembatan ini di bangun pada tahun 1975, jadi sudah berusia 44 tahun. Maka dari itu, sebelum terjadi korban jiwa, semoga cepat diperbaiki oleh pemerintah,” ujar Ngdinem, warga setempat yang tinggal dekat jembatan, Rabu (3/7/2019).

Saat dikonfirmasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Gondang, Sudariyanto selaku Kepala Desa menanggapi hal tersebut, dia memyampaikan bahwa jembatan tersebut telah diajukan oleh pemerintah desa kepada Pemkab Magetan untuk meminta bantuan agar diperbaiki, akan tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Baca Juga :  Usai Sertijab di Mapolres Ngawi, Kapolsek Geneng Diterima Dengan Acara Pisah Sambut

“Kita sudah mengajukan mulai tahun lalu tentang perbaikan jembatan tersebut, tapi belum ada tanggapan dari Pemkab. Bahkan, kondisi jembatan itu sudah di cek oleh tim dari Pemkab memang sudah tidak layak karena faktor usia,” terang Kepala Desa Gondang kepada Arya Media, (3/7).

Kades menjelaskan, bahwa jembatan itu adalah wewenang dari Pemdes Gondang. Namun, setelah dilakukan perhitungan pihaknya menyatakan bahwa Desa tidak bisa mempebaiki karena membutuhkan biaya yang sangat besar.

Baca Juga :  IPK Bakal Menggelar Aksi Dalam Pelantikan Walikota Kediri April 2019

“Diperkirakan jembatan tersebut membutuhkan anggaran 1 Milyar lebih. Jadi kalau Desa menganggarkan dari Dana Desa (DD) pasti tidak mampu. Maka dari itu kami mengajukan permohonan kepada Pemkab untuk memperbaikinya,” jelasnya.

Menurutnya, jembatan penghubung antar desa tersebut, merupakan jalur lintas dua desa yang menjadi jalur utama bagi aktifitas warga. Dan pembuatan jembatan dengan cara swasembada itu, dibangun pada tahun 1975. “Selain usianya yang sudah tua, kami sengaja membatasi mobil yang melintas jembatan. Karena jembatan itu merupakan jalur utama yang menjadi penopang perekonomian warga di dua desa,” pungkasnya. (ren)

 1,477 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!