Kajari Magetan : Kasus Baleasri Tetap Berlanjut, Walaupun Kasi Pidsus Berpindah Tempat


ARYA-MEDIA, Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan bakal mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi Dana Desa Baleasri tahun 2017-2018. Hasilnya hingga sampai saat ini, Kejari Magetan masih menunggu hasil evaluasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, M. Rizal Sumadiputra, SH.MH., mengatakan, masa pandemi Covid-19 menjadi penghalang proses pelaksanaan kasus dugaan korupsi di Baleasri. Namun demikian, proses tersebut akan tetap berlanjut sampai ditetapkannya sebagai tersangka. Selasa (26/5/2020).

“Untuk kasus Baleasri, sebenarnya pihak BPKP akan berkunjung ke Kabupaten Magetan, namun tertunda dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini. Mungkin setelah PSBB Surabya selesasi, baru BPKP akan datang ke Magetan,” ungkap Kajari Magetan.

Selain itu, Kejari Magetan akan mengirimkan surat kepada BPKP Jawa Timur untuk mempercepat proses kasus dugaan korupsi Baleasri di Magetan. “Secepatnya kita akan surati BPKP Jatim, agar kasus tersebut segera selesai,” jelas M.Rizal, kepada Arya Media, (26/5).

M. Rizal menjelaskan, memang Kasi Pidsus akan diganti dengan yang baru. Namun, hal itu tidak mempengaruhi proses hukum dugaan kasus korupsi di Desa Baleasri. “Kasus Baleasri akan tetap berlanjut, walaupun ada perubahan dalam struktural pejabat di Kejaksaan Negeri Magetan. Nantinya kasus tersebut bakal dilanjutkan oleh Pidsus yang baru,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dugaan korupsi dana desa Baleasri tahun 2017-2018, tercium Kejari Magetan sejak akhir 2019 tahun lalu. Tim penyidik Kejari Magetan menemukan penyimpangan anggaran dana desa melalui beberapa proyek siluman yang diduga fiktif. Hingga sampai saat ini, Kejari Magetan masih menunggu hasil perhitungan resmi dari BPKP Jatim. (Ren)

 5,410 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!