Kampanye Caleg, Bawaslu Kab. Madiun Periksa Kades Dawuhan


Ketua Banwaslu Kab. Madiun (Kanan Baju Putih)

ARYA-MEDIA, Madiun – Badan Pengawasan Pemilu (Banwaslu) kabupaten Madiun, hari ini memeriksa salah satu Kepala Desa (Kades) yang masih aktif, Selasa (22/01/19).

Kades Dawuhan, Kec. Pilangkenceng, Kab. Madiun, berinisial M, kuat diduga melakukan pelanggaran pemilu, dengan mengkampanyekan Calon Legeslatif DPRD kab. Madiun Dan Calon Legeslatif DPR RI.

Berawal dari beredarnya sebuah rekaman video amatir dan foto oknum Kades tersebut, yang memberikan sambutan dan ajakan untuk mendukung kedua calon di acara Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa setempat.

Baca Juga :  Demi Menghibur Masyarakat Magetan Di Tahun Baru, Pasangan "PRONA" Gelar Safari Pesta Rakyat

“Untuk sementara masih dugaan pelanggaran,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar disela-sela pemeriksaan oknum kades di Kantor Bawaslu, Selasa (22/01).

Kasus ini sendiri telah ditangani oleh Bawaslu Kabupaten Madiun dengan pemanggilan kades M. Oknum kades M diperiksa selama tiga jam mulai pukul 09.00 WIB. Dalam alat bukti rekaman video dan foto yang beredar, Kades M diduga mengajak KWT untuk mendukung caleg DPRD dari partai PKB atas nama Suyatno dan caleg DPR RI dari Partai PSI Andro Rohmana.

Baca Juga :  Jadikan Sentra PKL, SatPol PP Magetan Layangkan Surat Kepada Bupati Agar Ditertibkan

“Temuan dari internal kita dan sudah tujuh saksi. Ini masih klarifikasi serta dalam tahap pembahasan,” ungkap Nur Anwar.

Anwar menyampaikan, proses akan berjalan hingga 14 hari dari awal pelaporan. Lanjutnya, bila Kades tersebut terbukti melakukan pelanggaran ia bisa terancam pidana 1 tahun penjara serta denda 12 juta rupiah, karena melanggar pasal 490, Undang – Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Baca Juga :  Djoko Santoso Angkat Bicara : Terkait Isu Pungutan 750 Ribu Pada Paskibra, Berita Itu Salah Dan Tidak Benar

Selain pemanggilan, kasus ini sudah terregister secata otomotis disentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumudu) yang disini ada unsur kejaksaan dan kepolisian.

”Masih tahap pembahasan, pertama dengan pemanggilan saksi. Nanti tahap kedua masih ada pembahasan mendalam dengan Sentra Gakkumudu)”, tegas Kepala Bawaslu Madiun Nur Anwar. (ags/pra)

 606 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!