Kang Woto Paslon Nomor 3 Dengan Julukan PRONA, Sambangi Desa Berpotensi Wisata


ARYA-MEDIA, Magetan – Desa Wisata di sejumlah daerah mulai bermunculan di Kabupaten Magetan. Contohnya Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, lakukan pembenahan Desa bersama warganya, dengan berbenah rumah dan bergotong royong membangun Desa dalam menyambut wisatawan yang ingin menyaksikan Desanya. Era globalisasi dan digitalisasi dalam bisnis, pemikiran dan sikap dari peran warga desa sangat diperlukan, untuk siap sedia melayani wisatawan.

Giat Desa wisata ini menjadi perhatian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dengan julukan PRONA, memberikan apresiasi pada Desa tersebut, yaitu turun langsung ke lokasi lakukan sambang Desa. Kedatangan paslon Bupati nomor 3 ini, Dr. Drs. Suprawoto, SH. MSi (Kang Woto) meninjau lokasi disambut warga dengan antusias. Berbekal pengalamannya di jajaran pemerintahan pusat Kominfo, orang yang pernah keliling dunia mewakili Indonesia ini memberikan arahan dalam membuat Desa wisata yang berpotensi, Minggu (13/5/2018).

Baca Juga :  Pelaku Berkedok Penggandaan Uang, Dibekuk Polisi

“Kalau hanya menyiapkan objek wisata, tanpa didukung adanya penataan sikap perilaku melayani wisatawan, maka kunjungan wisata ke desa ini tidak akan berbuah menjadi kunjungan yang berulang-ulang. Padahal kunjungan wisatawan yang berulang-ulang dari wisatawan akan menambah pundi-pundi warga, dan otomatis akan meningkatkan pedapatan Daerah tersebut”, jelas Suprawoto.

Menurut dia, kelebihan objek wisata di desa merupakan keasrian dari alam, dan harus didukung oleh sikap ramah dan perilaku warga melayani wisatawan. “Tanpa ada sikap yang ramah dan kebiasaan melayani wisatawan, maka Desa Wisata hanya akan menyedot wisatawan lokal saja”, kata Suprawoto pada Arya-Media.com.

Baca Juga :  Kedapatan Membawa Arjo, Pemuda Asal Ngawi Digelandang Polisi

Suprawoto menambahkan, contohnya di Bali, sikap ramah dan perilaku melayani wisatawan telah mendarah daging bagi warga Bali. Itu terbukti telah membuat wisatawan dari berbagai Negara bisa berkunjung berulang-ulang datang ke Bali.

“Jangan hanya fokus membenahi infrastruktur Desa saja, fokus juga pada pengalaman yang dapat dinikmati para wisatawan. Pengalaman yang dirasakan wisatawan harus bisa membekas di benak mereka (wisatawan red). Sehingga membuat mereka rindu untuk berkunjung kembali kesini,” pungkasnya. (ren/redk)

 1,106 total views,  6 views today

Baca Juga :  Cukupi Air Bagi Petani, PUPR Magetan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Ngurmo


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!