Kapolres Ajak Nitizen Dan Media Cangkrukan Kamtibnas Menuju Pemilu 2019 Tanpa ‘HOAX’


ARYA-MEDIA, Magetan – Kapolres Magetan AKBP Muslimin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan mengajak para penggemar dunia maya, bersama ratusan nitizen dan media dalam pemaparan menyambut Pemilu 2019 Tanpa Hoax, Rabu (10/10/2018).

Acara yang dikemas oleh Kapolres Magetan, AKBP Muslimin sebagai inisiator, mengangkat tema “Cangkrukan Kambtibmas bersama Forkopimda Menuju Pemilu 2019 Tanpa Hoax”, bertempat di sebuah cafe yang berada di Wilayah Magetan, pukul 19.00 Wib.

“Mari kita ciptakan pemilu 2019 nanti menjadi demokrasi yang damai, jangan sebarkan isu atau berita Hoax yang dapat menciptakan perpecahan”, pesan Kapolres kepada nitizen dan media selaku pengunggah berita.

Baca Juga :  Pemkab Magetan, Berikan Sosialisasi Bahayanya Rokok Bodong Kepada Toko Kelontong Dan Kios Pasar

“Media online itu abadi, siapapun, kapanpun setiap orang bisa mendapatkan informasi tersebut bahkan seluruh dunia dapat mengetahuinya. Termasuk media sosial, jejak rekam di medsos itu juga bisa dijadikan bahan penyelidikan untuk mengungkap sebuah kasus”, ungkap AKBP Muslimin (10/11).

Bupati Magetan Suprawoto yang juga menyempatkan hadir dalam acara tersebut memberikan penjelasan dan pemaparannya, Sebenarnya budaya kita itu bukan Negara demokrasi, tapi musyawarah untuk mufakat. Menurutnya umur demokrasi bagi Negara yag terbilang menengah (seperti Indonesia red) harus hati-hati dalam dalam pemilu dengan demokrasi secara langsung, karena kalau salah arah maka dapat menimbulkan konflik, apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini.

Baca Juga :  Minim ATM di Sarangan Diapresiasi Ketua DPRD Magetan, 'Tri Wulan Pertama'

“Menurut penelitian, demokrasi yang dilakukan oleh Negara seperti indonesia ini mempunyai estimasi 18 tahun, setelah itu akan timbul konflik. Maka dari itu, sistem demokrasi kita sudah menginjak 18 tahun pada tahun 2019 nanti mari kita ciptakan demokrasi ini yang aman dan kondusif, salah satunya adalah jangan menyebar Hoax”, terang Suprawoto.

Baca Juga :  Tradisi Desa Wedusan Lepas Merpati Untuk Menabung

“Makanya harus hati-hati dalam menyebar informasi, karena sudah ada UU ITE yang dapat membelenggunya apabila informasi itu mengandung Hoax”, tegas Bupati Magetan.

Diketahui, dalam acara cangkrukan pemaparan menuju pemilu tanpa Hoax tersebut dihadiri semua jajaran pimpinan Forkopimda Kabupaten Magetan, dan ratusan nitizen serta beberapa media se-Kabupaten Magetan. (ren/redk)

 342 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!