UA-163642268-1

Kapolri Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menerima kunjungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Indonesia (BKPRMI) di Mabes Polri, Senin (22/3/2021).

Kapolri mengatakan, pendekatan dan diskusi dengan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan sangatlah penting dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pun menyambut baik sebagai bentuk intoleransi yang dilawan dengan moderasi keagamaan dengan melibatkan tokoh-tokoh agama.

“Kami juga siap bekerjasama dengan pemuda masjid untuk membangun bangsa,” kata Kapolri Listyo Sigit, Senin (22/3).

Baca Juga :  Pemdes Bersama TNI Bersinergi Perangi Covid-19 di Magetan

Menurutnya, peran ormas untuk peduli kepada bangsa sudah semakin bagus. Harapannya basis pemuda masjid sampai tingkat desa harus saling menguatkan. Selain itu, Kapolri juga meminta peran tokoh agama untuk menyosialisasikan 3M dan ketahanan pangan melalui program Kampung Tangguh.

“Prinsipnya Polri siap bekerjasama dan mendukung program-program dalam memerangi hal-hal yang menyerang negara,” jelasnya.

Baca Juga :  TMMD-102 : Upaya Pemuda Wedusan Dalam Menghias Desanya

Sementara itu, Ketua BKPRMI Said Aldi menungkapkan, pihaknya siap bekerjasama dengan polisi di daerah dalam membina ustaz, ustazah serta dai. “Sebagai upaya menutup kemungkinan adanya radikal masuk ke pemuda Masjid,” ujarnya.

Senada dikatakan oleh Ketua Penasehat BKPRMI Idrus Marham, bahwa basis BKPRMI adalah masjid, maka jika ada masalah di Masjid dapat dikoordinasikan dengan pemuda Masjid.

Baca Juga :  Penculik Anak Dari Muba Tertangkap Satreskrim Polres Magetan

“Kalau ada bencana maka pemuda masjid ikut mengambil bagian dan bagaimana polanya kerjasama dalam pembinaan masyarakat sesuai dengan ciri karakter masing-masing daerah,” pungkasnya. (Redk)

 538 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!