UA-163642268-1

Kapolri Bahas Pemantapan Polri Presisi Bersama Kompolnas


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Sebagai upaya Polri dalam transformasi Polri Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Kantor Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), di Gedung Kompolnas, Jakarta Selatan , Selasa (9/3/2021).

Kapolri Sigit mengatakan, dalam pertemuan dengan Kompolnas, pihaknya menyampaikan program-program Polri yang saat ini sedang berjalan dan dilakukan di masa mendatang bersama dengan Kompolnas. Menurutnya, sebagai lembaga pengawas Polri, Kompolnas diminta untuk memberikan masukan dan penilaian agar dapat dijadikan bahan evaluasi, koreksi serta perbaikan di Korps Bhayangkara. 

“Baik sisi organisasi, performance secara personal dan kegiatan-kegiatan operasional yang kami lakukan dituangkan dalam empat kegiatan transformasi yqng sudah kami canangkan, untuk mewujudkan transformasi menuju Polri yang Presisi,” jelas Listyo Sigit, Selasa (9/3).

Baca Juga :  Dua Sisi Jembatan Suramadu Dijaga Ketat Petugas

Selain itu, Kapolri Sigit yang juga mantan Kabareskrim Polri juga berharap, Polri dan Kompolnas kedepannya akan meningkatkan sinergitas yang lebih kuat. Pihaknya juga membuka ruang untuk diberikan masukan oleh lembaga pengawas kepolisian tersebut. 

“Kami selalu terbuka untuk mendapatkan masukan ataupun koreksi, serta memberikan ruang terhadap peran Kompolnas di dalam perbaikan institusi Polri,” tandasnya. 

Baca Juga :  Penetapan RPJMDes Tahun 2020-2025 Desa Sumur Songo

Di tempat yang sama, Ketua Kompolnas Mahfud MD menjelaskan, pihaknya sepakat untuk sama-sama membangun Polri menjadi lembaga penegak hukum profesional dengan gagasan Presisi tersebut.

“Kami tadi mencoba menterjemahkan Presisi yang dikemukakan oleh Pak Listyo Sigit itu,. Terjemahannya ke dalam kegiatan operasional apa, kelembagaan apa, itu kami jelaskan semuanya,” jelas Mahfud.

Baca Juga :  E-Votting, Satu Langkah Menuju Magetan Terdepan

Mahfud juga menyebut, dalam  pertemuan tadi juga membahas soal kasus yang menjadi perhatian masyarakat, misalnya Narkoba. Menurutnya, barang sitaan yang seharusnya aman jangan sampai barang sitaan tiba-tiba terjual.

“Itu semua sudah dibicarakan. Terus kelengkapan Polres dan Polsek dan sebagainya yang masih kosong juga dibicarakan. Tapi intinya kami membangun Polri masa depan yang lebih humanis , konstruktif sebagai terjemahan dari Presisi,” tutup Mahfud. (Redk)

 422 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!