UA-163642268-1

Kapolri Bersama Mendes Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menerima kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, untuk melakukan audiensi dalam rangka pendampingan dan edukasi kepada Kepala Desa (Kades) terkait dengan penggunaan dana desa. Bertempat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/5/2021).

“Ada edukasi oleh Polri kepada para Kades berkaitan dengan kegunaan dana desa, dan kalau ada penyimpangan ada sanksinya,” kata Sigit dalam keterangannya.

Menurut Sigit, pendampingan dan edukasi terkait penggunaan dana desa tersebut dilakukan oleh kepolisian guna memastikan implementasi anggaran pemerintah dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi seluruh masyarakat khususnya di desa. “Perlu adanya sosialisasi kepada para Kades melalui Vidcon, silahkan dimanfaatkan dan kami akan mendampingi,” ujarnya.

Baca Juga :  Update 03 September 2020 : Bertambah 3 Orang Warga Magetan Positif

Selain penggunaannya sesuai dengan tujuan, pendampingan dari pihak Kepolisian dapat meminimalisir adanya potensi penyalahgunaan dana tersebut. Maka dari itu, Kapolri menyebut, seluruh pihak terkait juga bisa memanfaatkan aplikasi Binmas Online System (BOS) dalam mengawal penggunaan dana desa. Dimana, aplikasi itu merupakan pemantapan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri. “Potensi yang perlu dijaga jangan sampai ada kerugian negara. Silahkan memanfaatkan aplikasi BOS Bhabinkamtibmas,” jelas Kapolri, Selasa (25/5).

Baca Juga :  Dewan Pers Sepakat Materi UKW Dikemas Sebagai Diklat Jurnalistik

Sementara itu, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan Polri yang selama ini sudah terlibat aktif dan membantu dalam menjalankan program pemerintah kepada masyarakat. “Terima kasih atas dukungan dalam pengawasan dan pendampingan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Penyaluran BLT jadi percaya diri dan tidak khawatir dengan adanya pendampingan oleh Polri dan TNI,” terang Abdul Halim.

Baca Juga :  Dhimam Abror Djuraid : "KORPORASI NGGRAGAS"

Mendes PDTT juga meminta dukungan pendampingan dan pengawasan dana desa tahun 2022 di 74.841 desa. Tak hanya itu, Abdul Halim menyatakan ada desa yang memiliki potensi wisata juga memerlukan pendampingan dan pengawasan oleh Polri. “Mohon dukungannya untuk penggunaan dana desa di tahun 2022. Ada desa wisata yang perlu dikoordinasikan dengan Polri,” tutupnya. (Redk)

 400 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!