UA-163642268-1

Kapolri : Pelaku Teror di Mabes Polri Seorang Wanita Simpatisan ISIS


ARYA-MEDIA | JAKARTA — Pelaku teror penyerangan Mabes Polri pada Selasa (31/3) kemarin, berhasil dilumpuhkan. Hasil identifikasi Mabes Polri, pelaku seorang wanita berinisial ZA (25), warga Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan Jakarta Timur.

Hal ini diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat Press Conference di Mabes Polri,. “Berdasarkan face recognation sudah sesuai. Pelaku beralamatkan Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan Jakarta Timur,” katanya, Kamis (01/04/2021).

Dalam melancarkan aksinya, wanita tersebut masuk melalui pintu belakang Mabes Polri melewati pos penjagaan. Pelaku menyakan kepada petugas, hendak menuju kantor pos yang berada di Mabes Polri.

Baca Juga :  Apes..... Karena Hujan Angin, Atap Rumah Roboh Dua Kali

“Oleh anggota ditunjukan, namun kemudian yang bersangkutan kembali melakukan penyerangan yang ada di pos jaga,” jelas Kapolri kepada awak media, Kamis (01/04).

Dijelaskan Kapolri, pelaku ZA merupakan lone wolf yang memiliki ideologi ISIS. Hal ini terbukti dari hasil profiling di media sosialnya yang didapati tulisan-tulisan yang terkait dengan perjuangan jihad. Bahkan, sebelum melancarkan aksinya, ZA memposting di akun Instagram dengan bendera ISIS.

Baca Juga :  "Sedekah Bumi" Acara Bersih Desa Pelem Kecamatan Karangrejo

“Yang bersangkutan memiliki akun IG yang baru dibuat 21 jam yang lalu, dimana di dalamnya ada bendera ISIS,” ungkap Kapolri.

Selain itu, pelaku juga diketahui sebagai mahasiswa dari salah satu universitas swasta, namun Drop Out pada semester lima perkuliahan. Sedangkan saat melakukan penggeledahan di kediamannya, Densus menemukan sepucuk surat wasiat yang ditujukan kepada orang tua pelaku.

Baca Juga :  Setelah 9 Perangkat Desa, Inspektorat Magetan Panggil Kades Taji Untuk Pemeriksaan

“Ditemukan surat wasiat di rimahnya, dan ada kata-kata di WA kepada keluarganya, kalau yang bersangkutan akan pamit,” beber Kapolri, Kamis (01/04).

Atas kejadian tersebut, Kapolri meminta jajaranya untuk tetap memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat, namun tetap meningkatkan pengamanan di seluruh tingkatan. “Tingkatkan keamanan di markas komando maupun yang bertugas di lapangan,” pungkasnya. (Redk)

 1,673 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!