UA-163642268-1

Kegiatan TMMD-104 Magetan : Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat, Dan Tingkatkan Ekonomi Warga


ARYA-MEDIA, Magetan – Bukan hanya pembangunan yang dikebut Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0804/Magetan, Satgas ini juga membangun komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat.

Terlihat di rumah Kepala Desa Poncol Samsul Hari, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Satgas TMMD ke 104 rombongan Pasiter Kodim Magetan, silaturahmi ke rumah Kades Poncol untuk berkumpul dan saling bercengkrama setelah prajurit Satgas TMMD tiba. Keakraban pun terlihat antara Kepala desa dengan para prajurut yang berbanding terbalik dari kondisi seblumnya.

Pasiter Kodim Magetan Kapten Inf Misran didampingi Bati Bakti TNI Kodim Magetan Pelda Siswanto dan rombongan mengatakan, selama dua puluh satu (21) hari pelaksanaan TMMD-104, para prajurit TNI tinggal dan menetap di wilayah tersebut. Tentunya jalinan keakraban, kebersamaan, dan kekeluargaan terbangun dengan bersama masyarakat.

Baca Juga :  Jaga Netralitas ASN, Sekretariat Presiden Sosialisasi Aturan Kampanye Pilpres

“Ini salah satu langkah baik membangun komunikasi sosial (komsos). Karena, bukan hanya geliat pembangunan ditonjolkan. Tetapi, membangun kekuatan bersama rakyat, TNI kuat atas dukungan dari rakyat, TNI jauh lebih hebat dan dengan kepercayaan rakyat, TNI jadi lebih profesional,” ujar Kapten Inf Misran. Sabtu (16/3).

Menurutnya, kegiatan Komsos dibangun seperti ini dirasakan pada saat bekerja dan istirahat anggota Satgas TMMD. Mereka melakukan komunikasi dengan tujuan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mulai saat sarapan pagi, anggota Satgas TMMD ke-104 Kodim Magetan begitu akrabnya bagaikan keluarga besar yang lagi makan bersama. Mereka sudah tidak sungkan-sungkan lagi, dengan begitu penuh keakraban.

Samsuhari (43), Kepala Desa Poncol menuturkan, kehadiran prajurit TNI di kampungnya menambah penghasilan bagi warga desanya dalam memperlancar perekonomian di desa, khususnya Desa Poncol yang berdampak pada orang sekampung, sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan ekonomi warga. Karena mendapatkan rezeki dari uang makan yang diberikan Satgas TMMD. “Sebelum kedatangan Satgas TMMD, salah satu warga desa yang kebetulan sebagai orang tua asuh Prajurit TNI selama bertugas di desa Poncol untuk membangun desa lewat program TMMD 104, seorang warga desa mengaku di kampung hanya ibu rumah tangga. Tetapi setelah tentara datang justru kebanjiran pekerjaan dan dipercaya sebagai orang tua angkat karena ikut andil untuk anggota Satgas TMMD,” katanya, (16/3).

Baca Juga :  Roadshow ‘Agung Santoso’ Seri VI, Pembentukan dan Konsolidasi MOI Jawa Timur

Disisi lain, Tukiyem mengungkapkan, walaupun sibuk seperti sekarang, tapi tetap bercengkrama langsung dengan prajurit TNI. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Mereka kompak bekerja membangun desa dan membaur bersama warga pelosok. “Hari-hari sebelumnya sepi, kini ramai, penuh tawa dan canda. Anak-anak pun mulai bermanja-manja dengan para prajurit anggota Satgas TMMD, bahkan bercita-cita setelah dewasa tamat sekolah ingin masuk tentara yang gagah dan baik hati,” ujarnya.

Baca Juga :  Monitoring Pilkades Serentak Kabupaten Magetan Berjalan Lancar dan Sukses

Sementara, Sertu Hardi anggota Stafter Kodim Magetan yang tergabung dalam Satgas TMMD mengatakan, bahwa setiap pagi dan malam selalu makan bersama tuan rumah yang sudah dianggap orang tua sendiri. “Kegiatan seperti ini jarang kami rasakan, makan bersama setiap pagi dan malam. Kami lakukan bersama bu tukiyem, orangnya sangat baik, kami baru kenal dalam beberapa hari ini, tapi keakraban kekeluargaan kami sangatlah dekat,” jelasnya. (tsr/ren)

 1,095 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!