UA-163642268-1

Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Dialami Petani Tegal Siwalan


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Kelangkaan pupuk bersubsidi di sejumplah wilayah dan harga di atas HET membuat warga cemas namun tidak punya arah kepada siapa mengadu.

Kelangkaan pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah di kabupaten Probolinggo banyak di keluhkan oleh para petani, mereka khawatir nantinya bisa gagal panen karena tanamannya kekurangan pupuk, terutama bagi warga/masyarakat di wilayah kecamatan Tegalsiwalan.

Baca Juga :  Mobil Terbakar di Pinggir Jalan, Polisi Cari Pemilik Kendaraan

Sumiati (40 th) warga Desa Bulujaran Kidul, Dusun Krajan, RT/RW : 002/001, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo mengatakan kepada awak media (9/1), bahwa sampai saat ini tanaman jagung miliknya masih belum bisa di pupuk karena kesulitan untuk mendapatkan pupuk jenis Urea dan Za.

Di tempat terpisah Maryono warga Desa Tegalmojo kecamatan Tegalsiwalan (10/01/19) dirinya baru bisa mendapatkan pupuk Bersubsidi jenis Urea di salah satu kios di desa Banyuanyar Lor kecamatan Gending kabupaten Probolinggo dengan harga Rp 100.000/50kg “, keluh Maryono

Baca Juga :  Ibas Yudhoyono Raih Gelar Doktor di IPB, Bupati Suprawoto : Betapa Pentingnya Pendidik Dalam Meraih Kesuksesan

Menanggapi hal tersebut, Mulyono warga desa Bulujaran Lor kecamatan Tegalsiwalan Kab. Probolinggo, yang juga selaku pemilik kios yang biasa menyediakan pupuk bagi para petani dari dua (2) desa Bulujaran kidul dan Bulujaran Lor mengatakan. ” Semenjak Minggu ke-3 (tiga) bulan Desember 2018 sudah tidak ada droping PUPUK merah muda (PUPUK BERSUBSIDI) tersebut dari Distributor”, Pungkas Mulyono pemilik kios.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Semprot Fasum Dengan Disinfektan

Sesampainya berita dilansir, Instansi terkait pupuk masih belum bisa di hubungi. (Win/ops)

 2,025 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!