UA-163642268-1

Kembalikan Citra Pasar Tradisional, Pemkab Adakan Pasar Murah Negeri Ngawi Ramah


ARYA-MEDIA, Ngawi – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idhul Fitri 1440 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, melalui Dinas perdagangan, perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK), mengadakan bazar pasar murah, disertai dengan pembagian bingkisan bagi Kaum Duafa dan Anak Yatim. Bertempat di Alun-alun Merdeka, Kabupaten Ngawi, acara tersebut dibuka oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono atau ‘Kanang’ pukul 08.00 Wib, Rabu, (22/05/2019).

Demi melestarikan dan meningkatakan potensi pasar di kabupaten ngawi, agar dapat memberikan alternatif belanja yang lebih terjangkau pada masyarakat, serta meningkatkat pasar Tradisional yang ada, Pemkab Ngawi menggelar “Pasar Murah Negeri Ngawi Ramah”. Tak heran, antusiasme warga masyarakat yang datang dari berbagai wilayah, berjubel dan antri untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang diinginkannya..

Kepala Dinas DPPTK, Yusuf Rosyadi dalam sambutanya mengatakan, Terimakasih atas kerjasama dari beberapa rekan-rekan insan lembaga perekonomian yaitu, Bank Jatim, BPA wiratama, Pegadaian, UNKM Ngawi, Puskesmas Ngawi, Ilham sel, Brand hotel Geneng serta BPN Pundi.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, Sukapura Gelar Teatrical Hari 10 November
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono (Kanang), Saat Penandatanganan SP Pengadaan Pasar Murah.

“Penyelenggalaraan Pasar Murah ini bertujuan untuk melestarikan dan meningkatakan potensi produksi pasar di kabupaten ngawi. Dengan memberikan alternatif belanja yang lebih terjangkau pada masyarakat, serta upaya melestarikan, memberdayakan, dan meningkatkan pasar tradisional yang ada di Ngawi,” ucapnya (22/5).

Dalam acara tersebut, diawali dengan gerakan pencanangan Aku cinta pasar tradisional (ACPT), dengan harapan semua masyarakat dapat tertarik kembali daya minat untuk belanja di pasar tradisional ketimbang dipasar modern yang kini sedang menjamur.

Baca Juga :  Makelar Penipuan Tanah Dibekuk Ditreskrimum Polda Jatim

Hal ini juga diungkapkan Bupati Ngawi, Kanang menuturkan, bahwa gerakan ACPT (Aku Cinta Pasar Tradisioanal) adalah gerakan kita bersama untuk meningkatkan kembali daya beli masyarakat kepada pasar tradisional. “Kita semua mengetahui, bahwa pasar modern memang sedang menjamur. Kelihatanya saja murah, tapi sebenarnya hanya beberapa saja yang murah di bandingkan dengan harga di pasar tradisional yang memang semuanya terbilang murah,” ungkapnya, (22/5).

Baca Juga :  Langgar Protokol Kesehatan, 24 Warga Magetan Terjaring Operasi Yustisi

Bupati juga menambahkan, pada tahun ini, kita akan bangun dan benahi pasar tradisional yang ada. “Agar para masyarakat kembali berbelanja dipasar tradisional dengan lebih nyaman,” imbuhnya. (wk/ren)

 

 1,985 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!