Kemeriahan Gebyar Labuhan Sarangan 2018 Melarung Tumpeng Ke Dalam Telaga


ARYA MEDIA, Magetan – Gebyar Labuhan Sarangan 2018 digelar tiap tahun oleh Pemkab Magetan. Acara agenda tahunan ini merupakan salah satu tradisi rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan dan masyarakat sekitar Telaga Sarangan sebagai salah satu rangkaian kegiatan bersih desa Sarangan, Minggu(15/4/2018).

Agenda tahunan acara adat di Telaga Sarangan ini yaitu, melarung (menenggelamkan) Buceng Gono Bahu dan Tumpeng Gono Bahu di tengah Telaga Sarangan oleh Bupati Magetan Dr. Drs. Sumantri, MM bersama tokoh adat lereng Gunung Lawu.

Gebyar labuhan Tumpengan Sarangan ini dihadiri, Bupati Magetan sumantri, wakil Bupati Magetan Samsi, Kapolres Magetan AKP Muslimin, Siran kepala dinas Pariwisata dan SKPD serta jajaran forkopimda.

Baca Juga :  Danpos Nguntoronadi, Ngonthel Bareng Komunitas Sepeda Onthel

Perayaan Gebyar Labuhan Tumpengan ini, pihak Pemerintah dan masyarakat Sarangan, untuk mengenalkan wisata Telaga Sarangan juga menggaet para pengunjung untuk datang melihat sekaligus liburan dihari minggu, sehingga dapat mendongkrak pendapatan Anggaran daerah (PAD) Kabupaten Magetan.

Acara dengan arak-arakan tumpeng raksasa setinggi 2,5 meter ini dimulai dari balai desa Sarangan menuju pintu bibir Telaga Sarangan. Dalam perjalanan tumpeng raksasa ini sengaja di arak keliling telaga juga disertai sayur-sayuran hasil bumi warga setempat. Perjalanan mengantarkan tumpeng raksasa menuju telaga Sarangan juga diikuti para pajurit kuda yang ditunggangi oleh SKPD Magetan dan tari-tarian berbagai macam selain menceritakan sejarah jaman dahulu, juga sebagai wujud pelestarian budaya yang ada di Magetan.

Baca Juga :  Dugaan Oknum Guru Gelapkan Dana PIP, Akhirnya Diperiksa

Sesampai di lokasi, tumpeng raksasa diserahkan kepada sesepuh Sarangan dan acara dilanjutkan dengan menenggelamkan tumpeng raksasa kedalam telaga. Sebelum tumpeng ditenggelamkan, ditengah telaga Bupati dan wakil bupati terlebih dahulu menenggelamkan ayam panggang baru kemudian disusul tumpeng raksasa.

Bupati Magetan Sumantri mengatakan, acara inti dari labuhan Sarangan adalah Bersih Desa Sarangan, yang diadakan setiap Jumat Pon bulan Rajab. Akan tetapi Pemerintah kabupaten Magetan dimanfaatkan untuk promosi wisata Telaga Sarangan, dan Bersih Desa Sarangan tetap diadakan hari Jumat, sedangkan hari minggu sebagai acara gebyar labuhan sarangan 2018.

Baca Juga :  Perayaan Natal dan Tahun Baru, 4 Titik Lokasi ini Menjadi Pos Keamanan
Bupati Magetan Sumantri Saat Berpidato

“Gebyar Labuhan Sarangan ini sengaja diadakan hari minggu, karena hari minggu adalah hari libur, dengan harapan bisa memikat pengujung yang mau datang ke wisata Telaga Sarangan”, tutur Bupati Magetan.

Lanjut Sumantri, seusai acara Labuhan Tumpengan mengatakan pada wartawan dan berpesan, “Siapapun calon Bupati mendatang, agar terus menjaga budidaya ini dan terus memperhatikan, mempertahankan dan meningkatkan tempat wisata Telaga Sarangan ini, serta tempat-tempat wisata lainnya sebagai icon Kabupaten Magetan”, tutupnya. (Ulf/And/Redk)

 1,236 total views,  17 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!