UA-163642268-1

Kerumunan Massa Saat Kunker Jokowi, Hasil Rapid Test Antigen Ratusan Warga Non Reaktif


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kerumunan massa yang terjadi saat Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden RI Joko Widodo ke Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur (NTT), dinyatakan tidak ada warga masyarakat terpapar Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura, bahwa tim Tracing Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka telah melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada 109 warga di lima titik kerumunan Jokowi akhir pekan lalu.

“Untuk hasilnya semua negatif, dan tadi pagi sesuai arahan Pak Bupati untuk lima hari berikutnya juga dilakukan lagi tesnya. Untuk orang yang sama atau orang yang berbeda, nanti kami koordinasikan dulu dengan tim tracing,” kata Edmon, Selasa (2/3).

Baca Juga :  PPKM Darurat : Polri Siapkan Ribuan Ton Beras dan Paket Sembako

Edmon menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan 5 tim ke titik-titik kerumunan, yakni depan gapura bandara sekitar Hotel Permata Sari sampai SPBU Waioti dengan 18 warga. SPBU Waioti sampai Terminal Lokaria sebanyak 24 warga. Wilayah Terminal Lokaria sampai dengan Pasar Geliting sebanyak 22 warga. Pasar Geliting hingga Waigete-Nangahale sebanyak 22 warga, dan pertigaan Nangahale hingga Bendungan Napun Gete sebanyak 23 warga.

Baca Juga :  Tanggapan Dinas Kesehatan Terhadap "SP" Kurang Bagus RSUD Magetan

“Kami interview warga setempat, mulai dari spot yang ada, dengan beberapa pertanyaan, kalau detailnya Satgas ya yang tahu. Kemudian warga ditanya kesediaan diambil sampelnya,” jelasnya.

Selain itu, Satgas Covid-19 Pemkab Sikka juga melakukan tracing, juga menghimbau warga yang berada di kerumunan untuk mendatangi Puskesmas terdekat, untuk melakukan rapid test antigen secara gratis.

“Tracing tetap dilakukan di puskesmas masing-masing. Nanti ada tambahan pertanyaan, apakah ikut berkerumun atau tidak,” terang Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Selasa (2/3).

Baca Juga :  SE Bupati Magetan, Pengunjung Wisata Wajib Validasi Surat Keterangan Rapidtest Antibodi

Diketahui sebelumnya, kerumunan massa terjadi saat Presiden Jokowi mengunjungi Kabupaten Sikka, NTT, pada Selasa (23/2) lalu. Tragedi kerumunan warga tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial (Medsos).

Terpisah, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, juga menyampaikan, bahwa kerumunan saat Jokowi kunjungan kerja ke NTT merupakan bentuk antusiasme warga setempat. Bey menyebut masyarakat sudah menunggu rombongan presiden di pinggir jalan untuk mengambil moment penting orang nomor saru di Indonesia. (Redk)

 365 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!