Ketua DPRD Magetan Angkat Bicara Terkait Perbuatan Memalukan Oknum Perangkat Desa Banjarejo


ARYA-MEDIA, Magetan – Peristiwa oknum Perangkat Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, yang diduga membobol kotak amal salah satu mushola di wilayah Kabupaten Ngawi, mendapat kritikan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan. Rabu (17/6/2020).

Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Sujatno menyayangkan, bahwa kejadian  yang dilakukan ECU (34), salah satu oknum perangkat desa yang menjabat sebagai Sekertaris Desa Banjarejo, dinilai sangat memalukan seluruh jajaran Aparatus Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Magetan.

Kejadian melakukan dugaan pembobolan kotak amal mushola di Desa/Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi pada Jumat (12/6) beberapa hari lalu, dinilai telah mencoreng identitas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.

Ketua DPRD Magetan Angkat Bicara…

“Dugaan pencurian uang kotak amal yang dilakukan oknum perangkat desa  adalah perbuatan diluar nalar dan sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang ASN. Ini sangat memprihatinkan, karena secara umum telah mempermalukan Pemerintah Kabupaten Magetan, masih muda lagi…,” ungkap Sujatno.

Ketua DPRD Magetan menduga, proses seleksi pemilihan perangkat desa yang dilakukan Pemerintah Desa Banjarejo, dipastikan sangat kurang baik. “Dari integritasnya dalam rangka seleksi pasti kurang tepat. Maka dari itu, kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali,“ terang Ketua DPRD Magetan, (17/6).

Selain itu, sebagai fungsi pengawasan, DPRD Kabupaten Magetan akan segera menegur dinas terkait dan mempertanyakan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan terkait masalah itu. “Kita akan tegur DPMD, sejauh ini apa langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas PMD. Semua ini harus ada antisipasi, siapa tahu terjadi lagi, jadi harus ada langkah-langkah pembinaan dari PMD kedepannya, ” jelasnya.

Sebagai informasi, oknum perangkat Desa Banjarejo, ECU (34 tahun), diduga kuat telah melakukan pembobolan kotak amal disalah satu Mushola di wilayah Kabupaten Ngawi. Perbuatan memalukan tersebut, dipergogi warga setempat dengan posisi pelaku sedang berada di dekat kotak amal tersebut.

Dalam penyelidikan petugas, Polisi berhasil mengamankan satu (1) sepeda motor Honda Astrea Grand dengan Nopol AE 2941 NP (Plat Merah), beberapa kunci palsu, serta uang sebesar 54.000,- dan seutas kawat dan tali karet. (Ren)

 5,566 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!