Komplotan Pembobol Minimarket Asal Luar Daerah Berhasil Diamankan Polres Ngawi


ARYA-MEDIA, Ngawi – Komplotan pembobol toko minimarket di wilayah hukum Polres Ngawi, berhasil dibekuk Polisi. Dua orang komplotan maling tersebut, berasal dari Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar) dengan menyasar toko minimarket berjaringan di Jalan Sukarno-Hatta, masuk Desa Kandangan Kecamatan4Kabupaten Ngawi pada 31 Januari lalu.

Kedua pelaku tersebut adalah MJ (37) warga Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Jawa Barat (Jabar), dan AL (30) warga Desa/Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah (Jateng). Kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan petugas.

Dari pengembangan kasus yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Ngawi, petugas juga mengamankan seorang penadah hasil curian bernama (DS) warga Balekambang Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Jateng.

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Aryo, Saat Memperlihatkan Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan Petugas.

“Selain menangkap kedua pelaku, kami juga berhasil mengamankan seorang penadah hasil curian yang tak lain adalah teman salah satu pelaku AL,” kata AKBP Dikcy Aryo, Kapolres Ngawi pada Konferensi Pers, Senin (09/03/2020).

AKBP Dikcy Aryo menjelaskan, modus operandi tersangka adalah dengan menaiki atap dari bangunan bagian belakang, kemudian membobol plafon atap dengan alat yang sudah dipersiapkan oleh tersangka.

“Modusnya adalah dengan membobol atap plafon, kemudian melumpuhkan DVR CCTV yang terpasang di minimarket tersebut, selanjutnya tersangka dengan bebas melakukan aksinya,” jelasnya.

Selain itu, menurut keterangan tersangka sudah melakukan aksi yang sama di sepuluh (10) tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda-beda. “Ada 10 tempat berbeda yang sudah disatroni pelaku, diantaranya di wilayah Blitar Jatim 2 kali, Wonosobo Jateng 1 kali, Kendal Jateng 3 kali, Boyolali Jateng 1 kali, Klaten Jateng 1 kali, Kulonprogo Jogya 1 kali, dan semarang 1 kali,” ungkap Kapolres Ngawi, Senin (09/03).

Atas kejadian tersebut, Polisi mengamankan satu (1) unit mobil Dhaihatsu Zenia Nopol AA-9463-TF, (1) kunci sok T, (2) obeng, (1) karung warna putih, (2) penutup wajah/sebo, (1) set DVR CCTV, (71) slop rokok, (9) botol minyak telon, (21) botol minyak kayu putih, (2) botol minyak baby oil, (2) bungkus tas berisi makanan ringan, dan (9) Hp berbagai merk.

“Tersangka pemcurian dengan pemberatan (curat), dijerat dengan pasal 363 (1) ke 3, 5 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara. Sedangkan tersangka penadah, dikenakan pasal 480 (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun,” pungkasnya. (Ren)

 1,510 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!