Lakukan Penyidikan, Kejari Magetan Geledah Kantor Desa Baleasri


ARYA-MEDIA, Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, melakukan penggeledahan di Kantor Desa Baleasri Kecamatan Ngariboyo, terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) pada tahun 2017-2018. Kamis (16/01/2020).

Kasus dugaan korupsi tersebut, telah memasuki tahap penyidikan. Dalam penggeledahan, tim Pemberantasan Korupsi Kejari Magetan menemukan sejumlah dokumen seperti nota kwitansi yang diduga Palsu, dan beberapa setempel toko yang sengaja dibuat oleh salah satu perangkat desa.

Tidak hanya itu saja, tim penyidik juga menyasar beberapa bangunan fisik yang diduga fiktif, juga tak luput dari pemeriksaan Kejari Magetan.

“Selain ditemukan beberapa dokumen palsu, kita juga menemukan dua bangunan fiktif, karena tertera dalam SPJ dan APBDes, namun fisik bangunanya tidak ada,” kata Agus Zaeni, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Magetan, Kamis (16/01).

Dijelaskan Agus, dari pemeriksaan ketujuh (7) saksi, pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang akan dijadikan tersangka. “Penetapan tersangka menusul, setelah pemeriksaan. Untuk kerugian negara belum kita simpulkan, yang jelas dalam kasus ini telah merugikanan negara ratusan juta rupiah,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Juremi selaku Kepala Desa (Kades) Baleasri mengaku kaget dengan kedatangan Kejari Magetan yang datang ke kantor desa untuk melakukan penggeledahan.

“Saya tidak tahu sama sekali kalau Kejaksaan akan melakukan penggeledahan, justru saya ditelepon Sekdes bahwa Kejari Magetan sudah berada di Kantor Desa,” pungkasnya. (Ren)

Diberitakan sebelumnya, Kejari Magetan menemukan dugaan Korupsi Dana Desa (DD) tahun 2017-2018, di Desa Baleasri Kecamatan Ngariboyo. Kejari Magetan menemukan penyimpangan Dana Desa (DD) Baleasri pada beberapa proyek siluman dan pengadaan ATK fiktif dengan pemalsuan setempel. (Ren)

 990 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!