google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Langganan Banjir, Tanaman Padi di Kecamatan Kartoharjo Ludes Tergenang Air


ARYA-MEDIA | Magetan – Hujan denga itensitas tinggi yang terjadi selama dua hari berturut-turut, membuat area persawahaan di wilayah Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan Jawa Timur, tergenang banjir.

Sebanyak kurang lebih 55 hektar lahan sawah di Desa Jajar dan Desa Ngelang Kecamatan Kartoharjo, hancur tergenang air luapan banjir. “Rata-rata tanaman padi di Desa Ngelang, sudah berumur 80 hari dan siap panen. Kondisi air saat ini masih terus naik,” kata Sugiyanto, petugas Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kartoharjo, Senin (02/11).

Menurutnya, banjir yang menggenangi lahan persawahan di wilayah Kecamatan Kartoharjo, merupakan air lupan dari Bengawan Solo Madiun, yang melintas di sungai Kali Ulo di Desa Ngelang dan Jajar. “Ketinggian air mencapai 30-70% tanaman padi milik petani. Sedangkan info dari Jajar tadi sore, air sudah mulai surut. Semoga malam ini air segera surut, sehingga tanaman padi petani bisa terselamatkan,” ungkap Giyanto kepada Arya Media.

Sementara, dikonfirmasi kepada Kepala Desa Jajar Eko Suprayitno membenarkan kejadian tersebut, bahwa terjadinya hujan selama 2 hari dengan itensitas tinggi, membuat lahan pertanian di desanya tergenang banjir.

“Iya benar, saat ini banjir telah menggenangi lahan persawahan. Semoga tidak sampai menggenangi rumah warga, seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Diketahui bahwa, wilayah Desa Ngelang dan Desa Jajar Kecamatan Kartoharjo Magetan, merupakan wilayah langganan banjir setiap musim penghujan tiba. Banjir musiman tersebut dipicu dengan adanya luapan sungai Bengawan Solo Madiun, yang meluap melewati anak sungai Kali Ulo yang berada di desa tersebut. (Ren)  

 16,184 total views,  9 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!