UA-163642268-1

Langgar PPKM Darurat, Belasan Warkop Dan Cafe Disegel Petugas Gabungan


ARYA-MEDIA | BOJONEGORO – Petugas gabungan TNI-Polri, bersama Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Rumah Sakit Bhayangkara beserta Damkar Kabupaten Bojonegoro, melakukan penyegelan terhadap tempat warung makan, cafe dan warung kopi (warkop) di kawasan Kota Bojonegoro, karena melanggar Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan, diberlakukannya PPKM Darurat hari kedua, petugas gabungan melakukan tindakan tegas dengan memasang garis polisi kepada lima belas tempat yang melanggar PPKM Darurat.

Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun di pusat perbelanjaan/mall, hanya menerima delivery/take away atau tidak menerima makan ditempat (dine-in).

Baca Juga :  Pelaksanaan P3TGAI Desa Sewulan Dilaksanakan HIPPA Ngudi Rejeki Dengan Padat Karya.

Selain itu, jajaran TNI-Polri dan instansi terkait sebelumnya sudah melakukan patroli skala besar dengan himbuan atau sosialisasi akan diberlakukan PPKM Darurat. Selain itu, himbuan tersebut sudah dipertegas melalui media sosial baik facebook, instagram, twitter maupun group-group whatsapp.

“Hari kedua PPKM Darurat, ada lima belas (15) tempat makan, warkop dan café baik di kawasan dalam Kota Bojonegoro maupun Kecamatan-kecamatan, dilakukan tindakan tegas dengan menyegel tempat tersebut,” jelas EG Pandia kepada awak media, saat memimpin patroli skala besar di Kecamatan Kalitidu, Minggu malam (4/7/2021).

Dari pantauan awak media, petugas gabungan melaksanakan patroli skala besar dibagi empat titik. Yakni wilayah dalam Kota Bojonegoro, Kecamatan Kapas, Kecamatan Dander dan Kecamatan Kalitidu.

Baca Juga :  Peduli Covid-19, SWK Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Petugas menyisir semua ruas jalan dalam Kota Bojonegoro dan jalan poros Kecamatan. Pun, melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker dengan melakukan tipiring berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan Perda Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat pasal 49 jo 20a dan pasal 27c.

AKBP EG Pandia menjelaskan, dalam patroli skala besar tersebut, ditemui salah satu café di wilayah Kecamatan Kalitidu, sangat ramai pengunjung dengan makan ditempat. Akhirnya, café tersebut ditutup dengan diberi garis polisi. “Untuk sementara café ini ditutup karena tidak mengindahkan aturan PPKM Darurat,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Jiwa Semangat Seorang Kakek di Magetan Bantu Satgas TMMD

Menurutnya, aturan PPKM Darurat sudah jelas, apabila melanggar akan kamj tindak tegas. “Pemilik café, karyawan dan pengunjung café juga kita lakukan swab antigen,” tegas AKBP EG Pandia.

Kapolres Bojonegoro juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi aturan dan kebijakkan pemerintah. “ini demi kebaikan bersama untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga perekonomian akan kembali membaik seperti yang diharapkan,” pungkasnya. (Redk)

 602 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!