Lebaran Kurang 6 Hari Lagi, Pencairan THR PNS Diperkirakan Molor


ARYA-MEDIA, Magetan – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, diperkirakan bakal molor.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Magetan, Suci Lestari mengatakan, saat ini Pemkab Magetan masih menunggu hasil evaluasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Kepastiannya, menunggu hasil evaluasi Raperbup dari Propinsi. Karena Raperbup sebagai dasar pencairan THR, dan saat ini masih proses difasilitasi oleh Pemprov,” kata Suci Lestari, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 24 Tahun 2020, Tentang Pemberian THR Tahun 2020, pasal 15 ayat 1 (satu) menyebutkan, waktu pemberian THR untuk ASN akan disampaikan paling cepat 10 hari sebelum lebaran. Sedangkan Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada tanggal 24-25 Mei 2020, terhitung hanya kurang 7 hari lagi.

“Sepanjang hasil dari Propinsi belum turun, pencairan belum bisa diproses, karena Perbup sebagai dasar pencairan THR. Setelah turun, baru kemudian ditandatangani oleh Bupati Magetan untuk proses pencairannya,” jelas Suci kepada Arya Media, Senin (18/5).

Suci mengungkapkan, Pemkab telah menyiapkan anggaran Rp 38,6 miliar, untuk pembayaran THR sebanyak 7.700 ASN dilingkup Pemkab Magetan. Menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, kriteria penerima THR mengacu pada PP 24 Tahun 2020 Pasal 5 huruf (c) bahwa, bagi PNS Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tidak menerima THR. Dan dana THR untuk ASN, dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sesuai Pasal 16 huruf (b).

“Tidak semua ASN berhak mendapatkan THR. Penerima berdasarkan PP 24 Tahun 2020,” pungkasnya. (Ren)

 623 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!