Lonjakan Jumlah Pemudik di Kecamatan Karas, Terus Meningkat


ARYA-MEDIA, Magetan – Menginjak hari ke-4 dalam berpuasa di bulan Ramadhan tahun 2020, pemudik yang pulang kampong ke desa semakin hari semakin bertambah. Hal itu juga terjadi peningkatan jumlah pemudik di wilayah Kecamatan Karas Kabupaten magetan Jawa Timur.

Data yang dihimpun Arya Media, belum satu Minggu, jumlah pemudik warga Kecamatan Karas Kabupaten Magetan, berjumlah 237 warga yang dari berbagai daerah menuju ke kampung halaman (desa). Data tersebut tercatat pertanggal 20 April 2020 lalu.

“Dari jumlah total pemudik yang datang ke desa berjumlah 237 orang. Jumlah tersebut dibagi 11 desa yang ada di Kecamatan Karas,” kata Suwito, Camat Karas Kabupaten Magetan, Selasa (28/4/2020).

Tempat Isolasi di Desa Sumursongo, Kec Karas, Kab. Magetan.

Suwito mengatakan, sebelumnya, jumlah pemudik yang datang mencapai 202 orang. Jumlah tersebut terus meningkat bertambah 35 orang yang baru datang dari perantauan. “Pertanggal 20 April kemarin, bertambah 35 orang yang baru datang,” terangnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan bakal terus meningkat, pihak kecamatan telah mengintruksikan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk menyiapkan tempat karantina sebagai ruang isolasi sesuai himbauan Pemkab Magetan. Sedangkan, Jumlah keseluruhan warga yang melakukan isolasi yakni, sebanyak 42 orang isolasi di desa, dan 195 orang melakukan isolasi mandiri.

“Ada yang diisolasi di desa, ada juga yang melakukan isolasi mandiri. Bagi warga yang melakukan isolasi mandiri, harus membuat surat pernyataan bermaterai dengan ketentuan siap dijemput paksa apabila melanggar aturan isolasi mandiri,” jelas Kepala Kecamatan Karas, Selasa (28/4).

Sementara itu, lanjut Camat Karas, dari total jumlah pemudik yang datang, hanya warga Desa Sobontoro yang mengalami peningkatan secara signifikan untuk pemudik yang pulang kampung. “Diantara 11 desa, pemudik yang paling banyak datang berasal dari Desa Sobontoro,” ujarnya. (Ren)

Suwito berharap kepada warga masyarakat khususnya wilayah Kecamatan Karas, untuk bersabar sementara waktu agar tidak melakukan mudik ke desa. “Kalau memang saying dengan keluarga, ikutilah himbauan Pemerintah untuk tidak mudik dahulu. Karena ini demi kepentingan kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Magetan,” pungkasnya. (Ren)

 864 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!