LSM Dan Media Minta Ketegasan Hukum Tekait Pungli PTSL


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Mencuat kabar bahwa proses hukum yang berbelit-belit dan lamban, terkait dugaan pungli PTSL oleh beberapa Kepala desa di wilayah Probolinggo. Akhirnya beberapa LSM dan Media mendatangi Reskrim Polres Probolinggo, untuk meminta ketegasan hukum (27/7/18)

Saat didatangi ke Mapolres Probolinggo, timbul rasa kecewa dari para wartawan beserta Lembaga Sosial Masyarakatan. Karena pada jam kerja semua pejabat Polres Probolinggo (Kapolres, Wakapolres, Kasat Reskrim) tidak ada di tempat dengan keterangan dari penjagaan bahwa pada ada kegiatan di luar.

Baca Juga :  Ciptakan IKM, Disperindagtaker Ngawi Gelar Pelatihan IK Aneka Makanan

Suasana sedikit meluber tenang, setelah salah satu bagian Humas Resort Probolinggo, Sumarno, memberikan solusi agar para media dan LSM yang mewakili untuk membuat surat permohonan hearing dengan Kapolres.

Saat ditanyai kepada Suprapto (pimpred oposisi) sebagai salah satu perwakilan dari tim hearing media dan LSM mengatakan, “kegiatan ini bermula dari lambannya proses hukum Muliyono Kepala Desa Tanjungsari yang diduga telah melakukan pungli program PTSL”, kata Prapto.

Baca Juga :  Update News : Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 2 Orang, Total Komulatif Menjadi 123 Pasien

“Hasil dari kedatangan media dan LSM pada hari ini zonk alias nol. Akan tetapi kami tetap berharap adanya kebijakan dari pihak Polres, dalam hal ini Kapolres untuk berkenan menemui awak media dan LSM”, pungkasnya (tim/ops/redk)

 553 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!