LSM GERAK Bersama IPK, Kritisi Pengadaan “Bola Beton” Yang Viral Di Medsos


ARYA-MEDIA, Kediri – Pengadaan Bola Beton mendapat kecaman dari beberapa Aktivis dan LSM. Sekretaris LSM Gerak (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) Revy Pandega, sedang aktif melakukan investigasi bangunan “BOLA BETON” yang banyak dipasang di atas trotoar yang marak di beberapa kota di Indonesia.

” Ya, kita sudah melakukan kordinasi dengan teman-teman Korlap antara lain Saiful Hudah (Surabaya), Budi (Banyuwangi), Anang Setio (Bandung) dan Vita ( Jogja ) dan Kediri. Dari kota ini memang ada beberapa bangunan bola beton seperti itu,” kata Revi, Rabu (7/8/19).

Menurutnya, masing-masing dari korlap yang tersebar diwilayah Jawa timur tersebut, akan melakukan investigasi untuk mencari fakta hukum atas pembangunan bola beton yang sedang viral di media sosial. ”Masing-masing korlap akan melakukan investigasi dan meminta data sesuai ketentuan UU, dan kami akan melakukan pelaporan ke KPK bila ditemukan dugaan kerugian negara”, tegasnya.

Selain itu, kita berharap dengan kegiatan ini bisa meminimalisir kerugian negara, dengan maraknya pembangunan bola Beton di atas trotoar yang sekarang sedang viral di medsos,” imbuh Revi kepada Arya Media, (7/8).

Disisi lain, Tomi Wibowo selaku ketua umum Ikatan Pemuda Kediri (IPK) juga mendukung kegiatan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan peninjauan terhadap bangunan bola beton yang terpasang di sudut kota Kediri.

”Kita sangat mendukung, keindahan itu perlu. Tapi kalo hasilnya nggak indah, itu khan perlu dipertanyakan. Sekarang ini masyarakat makan nasi pecel pun kena pajak. Kalo duit hasil dari pajak tersebut dipergunakan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat banyak, maka wajib dipertanggung jawabkan,” Jelasnya.

Sementara, sampai berita ini diturunkan, Didik Catur, kepala DTRKP Kota Kediri masih belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait pengadaan bola beton yang dinilai kurang efisien maupun kurang bermaslahat bagi warga kota Kediri khususnya. (syh/ops/redk)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *