Makan Gus Dur Di Jombang Membludak Pengunjung


ARYA-MEDIA, Jombang – Wisata religi Makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berlokasi di Area pondok Tebuireng Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang tahun 2018 membludak pengunjung. Hal tersebut dikarenakan ada bulan Rojab dan bulan Sakban (ruwah).

Terhitung sampai bulan April 2018, jumlah Pengunjung makam Gus Dur mulai bulan Januari sampai April tahun 2018, mengalami peningkatan yang siknifikan, yaitu mencapai 444.864 ribu kendaraan, dan jumlah pengunjung sebanyak 22 612 orang.

Plt kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Tjitrawati menyampaikan, Dalam waktu empat bulan jumlah kendaraan dan jumlah pengunjung rata rata mengalami kenaikan mencapai 15% jelasnya, Senin (7/5/2018)

Baca Juga :  Nguri-Uri Budaya Jawa, Desa Tarokan Peringati Tahun Baru Islam

Menurut Tjitrawati plt kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jombang, pada bulan Januari Jumlah total pengunjung mencapai 444864 orang. Terhitung mulai bulan januari mencapai 111374 ribu pengunjung, dengan rata – rata perhari 3593 ribu orang. Sedangkan bulan Pebruari mencapai 105. 342 kendaraan, jumlah per hari sebanyak 3762 ribu orang. Bulan Maret pengunjung sebanyak 106.167 orang, rata – rata perharinya sekitar 3425 orang. Dan pada bulan April mencapai 121981 ribu pengunjung, rata – rata sekitar 4066 ribu orang per Hari. Prosentase kenaikan sampai bulan april mengalami kenaikan sebesar 15 %.

Baca Juga :  Pemdes Suratmajan Siapkan TK Trate Emas Menjadi Sekolah Unggulan Desa

Sedangkan total kendaraan yang parkir sampai bulan April mencapai 22.612 kendaraan. Terdiri dari kendaraan motor sebanyak 12762. Untuk mobil penumpang sebanyak 4758 kendaraan. Bis kecil meliputi odong odong sebanyak 1191 kendaraan dan untuk bis besar sebanyak 3901 kendaraan. Terjadinya kenaikan tersebut dikarenakan bulan Rojab dan bulan sakban.

“Makam Gus Dur menjadi destinasi wisata religi di Kabupaten Jombang, Sekaligus menjadi icon dikota santri. Apalagi dengan MINHA( Museum Islam Nusantara Hasyim Ashari ) yang mungkin sebentar lagi akan diresmikan. Tentu akan berdampak positip baik dari segi budaya maupun dibidang ekonomi”. Ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Gelontor 335 Juta Lebih Ikon Tugu Nol Kilometer

Lanjut Tjitrawati, yang akrab dipanggil Mbak cicik, “wisata religi tidak menutup kemungkinan akan menjadi wilayah wisata yang mendunia. Apabila pengunjung tiap hari membludak maka PAD bagi Pemerintah Kabupaten Jombang akan menjadi sangat luar biasa”, pungkasnya (wisa/ops)

 2,734 total views,  23 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!