UA-163642268-1

Masih Berproses, Polemik Indikasi Penyelewengan Anggaran Negara di Desa Taji Terus Berlanjut


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, melalui Inspektorat Magetan, terus melakukan penyelidikan tindak lanjut indikasi penyelewengan anggaran negara dari salah satu oknum perangkat Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Sekertaris Inspektorat Kabupaten Magetan, Andi Feryanto mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan Bupati Magetan dalam menanggapi permasalahan indikasi penyelewengan anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2019 tersebut.

“Kami masih menunggu keputusan Pak Bupati, dan nanti turunnya ke tempat kami. Karena pihak Kecamatan sudah melaporkan kepada pimpinan melalui surat, maka kami masih menunggu kebijakan beliau, baru kita tindak lanjuti,” kata Andi, saat dihubungi melalui via telepon, Senin (04/01/2021).

Baca Juga :  Peresmian gedung BPP kecamatan kartoharjo magetan

Dijelaskan Andi, menyikapi permasalahan yang terjadi di Desa Taji Kecamatan Karas Magetan, pihaknya tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan dalam mengungkap kebenaran. “Kita akan telaah dulu, kemudian baru kita mengabil sikap. Kita perlu waktu untuk kalrifikasi kepada semuanya,” jelasnya kepada Arya Media.

Disisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Magetan, Eko Muryanto mengungkapkan, terkait permasalahan di Desa Taji Kecamatan Karas, masih menunggu disposisi dari Bupati Magetan guna proses selanjutnya. “Surat baru masuk hari ini, nanti akan kita lakukan kajian terlebih dulu,” tandasnya.

Baca Juga :  Upacara Hut Satpam ke-39, Diramaikan Senam Tongkat T dan Bela Diri

Diberitakan sebelumnya, perilaku mencurigakan, dilakukan salah satu Perangkat Desa berinisial TY selaku Kepala Dusun (Kasun) Slawe Desa Taji Kecamatan Karas Kabupaten Magetan. Oknum tersebut mendatangi warganya untuk melakukan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukannya, dengan didampingi Kepala Desa beserta perangkat desa lainnya, pada hari Jumat 25 Desember 2020 lalu.

Dari informasi yang beredar di beberapa media menyebutkan, bahwa kedatangan Kasun TY meminta maaf kepada warganya, lantaran diduga terdapat indikasi penyelewengan anggaran  DD tahun 2019 yang disinyalir untuk kepentingan pribadi. Sampai saat ini, Pemkab Magetan masih terus berupaya melakukan klarifikasi terkait permasalahan tersebut. (Ren)

 1,202 total views,  2 views today

Baca Juga :  PGK Bentuk Relawan Pilkada Sehat Terapkan Prokes


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!