Masyarakat Was-Was, Karena Maling Menyatroni Rumah Warga



Ngawi, Arya Media – Ngawi sekarang dilanda kekawatiran, lantaran ada maling yang siap menyatroni rumah-rumah warga untuk mengambil barang yang bukan haknya, maka dari itu harus tetap waspada. Ini terjadi di Rumah Henny Irawati (30) yang berada di Dusun Babadan Kulon, Desa Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi, telah disatroni maling. Akibatnya korban yang merupakan guru MI Islamiyah Babadan itu mengalami kerugian lebih dari Rp 7 juta.

Baca Juga :  HUT RI Ke-74, Desa Jatigreges Nganjuk Dimeriahkan Dengan Karnaval

Peristiwa yang dialami Henny baru diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, pada Selasa (16/01) dini hari. Dari pengakuannya, kemungkinan maling masuk ke dalam rumah setelah mencongkel jendela. Setelah berhasil masuk si maling pun dengan leluasanya menguras barang-barang berharga milik korban demikian juga uang tunai.

“Kemungkinan dia (maling) lewat jendela, sampe-sampe barang saya ludes mas,” ungkap Henny.

Diketahui barang korban yang hilang diembat sang maling antara lain, 1 unit notebook, 1 cincin emas, dan gelang emas, 3 handphone berbagai merek plus uang tunai Rp 4 juta. Barang-barang tersebut oleh korban sebelumnya disimpan di almari dalam kamar tidur.

Baca Juga :  Akibat Depresi, Warga Tanjungsari Nekat Gantung Diri Dirumahnya

Saat dikonfirmasi kepada AKP Widodo selaku Kapolsek Paron, Ngawi, menjelaskan dari hasil penyelidikan bahwa, pelaku masuk melalui cendela dengan cara dicongkel, setelah berhasil pelaku dengan leluasa mengambil barang-barang milik korban.

“Peristiwa yang dialami korban terjadi pada Selasa dini hari. Dari pemeriksaan awal maupun olah TKP diketahui jika maling masuk maupun keluar rumah, melalui cendela setelah sebelumnya dicongkel,” terang Kapolsek Paron AKP Widodo.

Baca Juga :  ”Limbah Menumpuk”, Diduga Limbah Pabrik Asbes Berceceran Di Lahan Warga

Kata Widodo, mendasar keterangan para saksi maupun korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti ciri-ciri pelaku apakah dilakukan seorang diri atau melibatkan lebih dari satu orang pelaku”, pungkasnya. (Yun/redk)

 821 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!