Megawati Adakan Pertemuan Tertutup Dengan Cagup Dan Cawagub Jatim, Terkait Penyalahgunaan PKH


ARYA-MEDIA, Surabaya – Pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Timur nomor 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno menyambut kedatangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Bandara Internasional Juanda, Sabtu (28/4/2018).

Kedatangan mantan presiden ke-5 ini, dalam rangka menghadiri agenda Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di Surabaya. Tiba di ruang VIP Terminal I Bandara Juanda, Megawati mengadakan pertemuan terbatas secara tertutup yang diberi waktu sekitar 40 menit.

Selain Gus Ipul dengan Puti, hadir juga di ruang VIP, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana, serta Bupati Ngawi Budi “Kanang” Sulistyono.

Baca Juga :  Pra TMMD, Kodim 0804/Magetan Tergetkan Pelaksanaan Lebih Cepat dan Berkualitas

Gus Ipul usai pertemuan menceritakan, dalam pertemuan tersebut sempat membicarakan konstelasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim. “Kita bahas isu-isu yang ramai seputar Pilgub ini. Termasuk terkait isu penyalahgunaan program PKH,” katanya. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu seorang petugas lapangan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program Kementerian Sosial dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lamongan.

Hal ini karena petugas tersebut ditemukan menitipkan pesan kepada warga untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomor urut satu. Secara pribadi, Gus Ipul menyayangkan tindak penyalahgunaan itu. Karena program PKH ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk menangani kemiskinan di Indonesia, malah justru didompleng untuk kepentingan pemenangan Pilgub Jatim.

Baca Juga :  Akibat Mesin Pemotong Rumput, Seorang Petani Ditemukan Meninggal dengan Luka di Kaki

“Saya yakin pendamping PKH itu masih punya hati nurani. Untuk itu, pendamping PKH itu agar kuat iman dan independen, karena rawan disalahgunakan,” ujarnya pada wartawan.

Namun demikian, ia mengajak seluruh elemen untuk memastikan program PKH dapat berjalan efektif. Caranya dengan melakukan pengawasan baik oleh Bawaslu, kepolisian, tokoh masyarakat dan publik.

Ditanya pesan yang dititipkan Mega ke paslon nomor dua, Gus Ipul menjawab bahwa pesannya ada dua. “Pertama, untuk terus bekerja keras, memanfaatkan kesempatan dan waktu dengan baik”. Kedua, terus berkonsolidasi dengan partai-partai pengusung untuk terus bergerak. “PDIP harus bekerja keras. PKB, PKS dan Gerindra juga harus bekerja keras,” terangnya.

Baca Juga :  Polisi Bersama Ormas Magetan Deklarasi Tolak dan Kecam Aksi Anarkis

Sementara itu, Mega yang juga sebagai Ketua YKRI, akan menghadiri Sarasehan Penerima Penghargaan Kalpataru, di Rumah Kediaman Walikota Surabaya. Berlanjut acara Jaga Bumi Festival di Surabaya, keesokan harinya (29/4/2018). Sejak berangkat dari Jakarta, Mega juga ditemani Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (pra/ops/redk)

 675 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!