UA-163642268-1

Menjarah Sopir Grab, Pelajar Di Tulungagung Ditangkap Polisi


ARYA-MEDIA, Tulungagung – DH (22) warga asal Kecamatan Kauman Tulungagung yang berstatus pelajar ini harus berurusan dengan Polisi. DH diduga telah melakukan pencurian di wilayah Dusun Sedayu, Desa Bungur, Kec. Karangrejo, dengan korban Nono Araldiarto (41) yang beralamatkan Desa Batangsaren, Kec. Kauman, Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Topik Sukendar membeberkan, sebelumnya korban mendapat order melalui HP pada hari jumat (15/02/2019) sekitar pukul 04.00 Wib di dua titik lokasi, yaitu Di dekat area persawahan Desa Bungur dan dekat stasiun kereta api.

Baca Juga :  Seorang TNI AD Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Di Wilayah Jatinegara Jakarta Timur

Setelah bertemu, kedua orang ini lantas naik mobil Brio AG 1757 SS. Sesampainya di TKP, pelaku yang saat itu duduk di kursi belakang, tiba tiba langsung menjerat leher korban yang bekerja sebagai Sopir Crab Online dengan menggunakan tali, selanjutnya korban dibekap menggunakan handuk basah.

”Setelah dijerat dan dibekap, korban ini lalu pingsan,” terang Kapolres.

Kapolres menjelaskan, setelah berhasil melumpuhkan sasaranya, pelaku menggasak habis barang barang milik korban, yakni 1 buah HP Merk Samsung, 1 buah Hp merk Meizu M5 warna gold silver, 1 botol minyak wangi berisi kecubung, serta uang Rp 18.000 sisa kejahatanya.

Baca Juga :  Seleksi Direktur Poltekkes : Alumni Lemhannas Berkata, Kemenkes Wajib Angkat Yang Bersih Dari Korupsi

“Usai melakukan aksinya, pelaku kabur dengan memesan Grab Car di depan pasar kliwon Kalangbret dan meninggalkan korban begitu saja. Korban baru sadar pada pukul 07.00 Wib, dengan dibantu warga maka korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi,” jelas AKBP Topik.

Lanjut Kapolres, Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Tulungagung langsung bergerak dengan meminta data dari Grab car, dan akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku. Atas kerja cepat Polisi, pada Minggu (17/02), sekitar pukul 01.00 Wib, pelaku berhasil dibekuk disalah satu warung kopi di Kauman.

Baca Juga :  Kodim Ngawi Gelar Komsos Bersama Komponen Masyarakat

”Atas tindakannya, pelaku diganjar dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun,” pungkas Kapolres. (har/ops)

 1,584 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!