Minimalisir Pelanggaran Hukum, TNI dan PNS Kodim Magetan Dibekali Waskum


ARYA-MEDIA | Magetan – Jajaran anggota TNI, PNS, dan Persit KCK XVIII Kodim 0804 Magetan dan Secata Rindam V/BRW, diberikan penyuluhan hokum dengan tema”Penegakan Hukum Dimulai Dari Penyuluhan Hukum Dan Meminimalis Terjadinya Pelanggaran Hukum”.

Bertempat di aula P.B Soedirman Secata Rindam V/Brawijaya, acara tersebut diikuti kurang lebih 100 orang. Kegiatan tersebut, merupakan Program TNI AD yang digelar secara rutin setiap tahun, dengan melibatkan seluruh personel baik personel TNI, PNS dan PERSIT. Dalam pelaksanaan pun, dilakukan dengan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid 19. Selasa (27/10/2020).

Dalam sambutannya, Mayor Inf Slamet selaku Wadan Secata Rindam V/Brawijaya mengatakan, kegiatan penyuluhan ini merupakan upaya untuk memberi dan menambah wawasan hukum, dalam mencegah terjadinya pelanggaran hukum disiplin militer yang lain di lingkungan Kodim 0804/Magetan.

“Tujuannya adalah, untuk menambah wawasan hukum serta mengingatkan kembali pengetahuan Prajurit dan PNS Kodim 0804/Magetan, tentang peraturan, penanganan dan proses hukum yang berlaku di lingkungan militer khususnya TNI AD. Sehingga diharapkan dapat tumbuh kesadaran untuk taat pada hukum, yang pada gilirannya segala bentuk pelanggaran dapat dihindari,” kata Mayor Inf Slamet, Selasa (27/10).

Baca Juga :  Stasiun Barat Magetan, Resmi Dibuka PT. KAI Sebagai Daerah Operasi 7

Dijelaskan Mayor Slamet, penyuluhan hukum tersebut, sebagai wahana kesadaran hukum dalam meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan hukum, untuk mengurangi angka pelanggaran yang terjadi kepada seluruh Prajurit TNI dan PNS, khususnya di wilayah Kodim Magetan. “Penyuluhan hukum kali ini mengambil tema Penegakan Hukum Dimulai Dari Penyuluhan Hukum Dan Meminimalis Terjadinya Pelanggaran Hukum,” terangnya.

Sementara, Letkol CHK,Ahmad Solihien, SH, MH dari Kalak Dukbangkum Kumdam V/Brawijaya, selaku pemateri tentang hukum mengungkapkan, penyuluhan kukum bagi prajurit dan PNS Kodim Magetan, adalah untuk memberikan gambaran bagi setiap prajurit dalam meningkatkan kedisiplinan.

Baca Juga :  Pawas Satgas TMMD Memotivasi Pembangunan Dalam Musrenbangdes

“Tujuannya adalah, sebagai bekal bagi prajurit dan PNS dalam mendukung dan menjalankan pelaksanaan tugas sehari-hari. Sehingga dapat terhindar dari hukuman disiplin maupun hukuman pidana,” jelasnya.

Selain itu, saat ini masih banyak ditemukan kasus prajurit yang tersangkut pelanggaran disiplin maupun dengan hukum pidana. Karena kurangnya pengetahuan dan wawasan prajurit terhadap prosedur pengambilan keputusan dan tindakan dilapangan dalam menjalankan perintah tugas.

“Ada beberap pelangaran yang terjadi di wilayah Kodam V Brawijaya, seperti desersi 13 kasus, THTI 9 kasus, asusila 13 kasus, pengelapan 9 kasus, lakalalin 9 kasus, penganiayaan/KDRT 8 kasus, insubordinasi 3 kasus, penadahan 2 kasus, senpi 1 kasus, perjudian 1 kasus, pengerusakan 1 kasus, dan nikah sirih 1 kasus, serta lainnya sebanyak  7 kasus,” ujar Letkol Ahmad Solihien, Selasa (27/10).

Baca Juga :  Tingkatkan Debit Air Bagi Petani, PUPR SDA Lakukan Pembersihan Walet

Penyuluhan hokum yang diberikan kepada para TNI dan PNS kodim Magetan, adalah tenkait UU Nomor 19 Thn 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan UU RI No. 23 Th 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dlm Rmh Tangga (KDRT). “Ada 6 pelangaran yang dilarang oleh anggota, yakni Hoak, merugikan konsumen, pencemaran nama baik seseorang, asusila, perjudian online, dan pengancaman dan pemerasan, serta penekanan pimpinan terhadap anggota terkait UU ITE,” tegasnya.

Ia juga berharap, dengan adanya penyuluhan hukum tersebut, setiap prajurit TNI,PNS, dapat memahami dan mengerti cara bertindak yang baik dan benar dalam melaksanakan tugas. “Sehingga dapat terhindar dari pelanggaran disiplin maupun tindak pidana yang pada akhirnya dapat merugikan prajurit itu sendiri maupun satuan,” pungkasnya. (Ren)

 886 total views,  34 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!