UA-163642268-1

Modus Janji Menikahi Korban, Tersangka Persetubuhan dan Pencabulan Anak Ditangkap Polisi


ARYA-MEDIA | NGAWI – Polres Ngawi Jawa Timur, berhasil mengamankan (MJW), seorang pelaku Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak di bawah umur. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, didampingi Kasatreskrim, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, dalam Konferensi Pers, Senin (18/01/2021).

“Dalam kasus Persetubuhan dan Pencabulan ini korbannya sebanyak 2 orang, yaitu DAA dan DAD,” kata AKBP I Wayan Winaya, Kapolres Ngawi.

Dejelaskan Kapolres, sebelum menyetubuhi dan mencabuli kedua korban, tersangka pelaku membujuk rayu kepada korban dengan iming-iming barang dan sejumlah uang. ”Modus pelaku adalah membujuk rayu korban dengan janji akan dinikahi setelah lulus sekolah,” jelasnya kepada awak media, Senin (18/01).

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Presiden RI Di Magetan

Selain itu, dari pengakuan tersangka, pelaku melakukan aksi bejat tersebut dimulai sejak menjadi satpam 9 tahun lalu, dan pernah menjadi Pembina pramuka di salah satu sekolah SMP di Kabupaten Ngawi.

“Atas laporan masyarakat, kami berhasil menangkap pelaku di rumah keluarganya yang berusaha untuk bersembunyi,” ungkap AKBP. I Wayan Winaya.

Sementara, atas perbuatan pelaku, tersangka dikenakan Pasal 81 (2) atau Pasal 82 (1) UURI Nomor 17 tahun 2016 tetang Penetapan PERPU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun    

Baca Juga :  Evaluasi BPNT Magetan, Sucipto Akan Tindak Tegas Terhadap Monopoli Beras

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diancam dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (Ren)

 1,073 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!