Musyawarah Bangunan Desa Tahun 2018 Bayem Wetan


Magetan, Arya Media – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) adalah perencanaan program pembangunan dalam musyawarah yang dilaksanakan oleh lembaga pemerintah (Pemerintah Desa) dengan melibatkan warga masyarakat.

Di Balai Kantor Desa Bayem Wetan, Kecamatan Kartoharjo, Kamis malam (01/02/2018), dipadati warga mengadakan musyawarah / rembug desa bersama warga masyarakat dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopinca) yang dikawal langsung Kepala Desa Bayem Wetan, Setiyadi.

Nampak hadir dalam Musrenbang tersebut, Forkopinca Kartoharjo, BPD beserta anggota, LPM beserta anggota, tokoh masyarakat, dan tamu undangan sekitar 65 orang.

Baca Juga :  Begal Yang Resahkan Warga Ngawi, Akhirnya Diringkus Polisi Dengan Timah Panas

Dalam uraiannya, Setiyadi mengatakan, musrenbang adalah musyawarah yang bermaksud untuk membangun kesepahaman masalah kepentingan pembangunan demi kemajuan desa.

“Yaitu dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar desa. Melalui forum Musrenbang tahunan ini dijadikan dokumen RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa) sebagai masukan untuk penyusunan dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes),” terang Kades Setiyadi.

Baca Juga :  Jadi Korban Tabrak Lari, Warga Bringin Terpelanting Masuk Parit

Sumber anggaran, lanjut Setiyadi, dari Alokasi Dana Desa (ADD), Pendapatan Asli Desa (PA Desa), swadaya dan pastisipasi masyarakat, serta sumber-sumber lainnya yang tidak mengikat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Camat Kartoharjo Suwito menjelaskan, musyawarah ini adalah untuk menampung usulan-usulan dari masyarakat Bayem Wetan, membahas mana yang kiranya mampu diprioritaskan.

Baca Juga :  Anggota Kodim Bojonegoro Terima Penyuluhan Hukum Dan Bintal Dari Kodam V Brawijaya

“Dengan menggunakan skala prioritas, pembangunan bisa terwujud untuk kemajuan dan bermaanfaat bagi warga masyarakat,” jelas Camat Kartoharjo.

Orang nomor satu di Pemerintahan Kecamatan Kartoharjo itu juga mewanti-wanti (berpesan) agar dibahas juga untuk kebutuhan non fisik, semisal pelatihan, pembinaan,agar menjadi mutu kwalitas SDM masyarakat. (redk)

Editor : Porto Folio

 2,349 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!