Nenek Berusia 80 Tahun Dengan Kondisi Memprihatinkan, Masih Belum Tercover Pemerintah


ARYA-MEDIA, Magetan – Nenek yang bernama Mbah Yainah (80), tinggal sendiri dengan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Dia tinggal di kelurahan manisrejo, kecamatan karangrejo, kabupaten magetan.

Selama ini, mbah yainah hanya dirawat tetangganya Purwoko, yang dengan sukarela merawatnya, karena tidak ada keluarga yang memperdulikannya. Dan kondisinya (Mbah Yainah red), tidak seperti nenek seusianya karena ada sedikit keterbelakangan mental dari kondisi Mbah Yainah dengan uaia yang hampir seabad tersebut.

Sedangkan Pemerintah Desa (Pemdes) Manisrejo, selama ini hanya memberikan bantuan dari Pemerintah Daerah berupa raskin (beras miskin) yang didapat setiap bulannya. Namun Pemdes Manisrejo tidak ada upaya lainnya, terkait nasib Mbah Yainah selanjutnya.

Baca Juga :  Seorang Petani Mati Mendadak Setelah Mencangkul di Sawah

“Bantuan dari Desa hanya dapat raskin saja mas, lainnya gak ada. Apalagi bpjs, kartunya aja gak ada. Dulu pernah ditinjau dari kedinasan, tapi gak ada tindak lanjutnya”, ucap Purwoko (5/11).

Sucipto Saat Meninjau Langsung Lokasi Mbah Yainah, Di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Magetan.

Setelah dikonfirmasi kepada Sucipto Plt Kepala Dinas Sosial Kab. Magetan, Sucipto merasa kaget mendengar hal tersebut, karena pihaknya belum ada pengajuan lainnya terkait kondisi Mbah Yainah. “Masalahnya, kami menangani kondisi seperti itu tidak hanya Mbah Yainah saja. Bagaimana bisa tahu kalau Desanya saja tidak melaporkan ke Dinas Sosial “, tuturnya.

Baca Juga :  Kodim Bojonegoro Siap Sukseskan BBGRM XVI Dan HKG PKK Ke- 47

Melihat hal ini, sucipto sebagai pelaku sosial kemasyarakatan, langsung bertindak dengan meninjau secara langsung ke lokasi, pada hari Selasa 6 November 2018, di kelurahan manisrejo, kecamatan karangrejo, Kabupaten magetan, untuk memastikan kondisi kehidupan Mbah Yainah yang sesungguhnya.

Sucipto juga mengatakan, pihaknya akan mengupayakan bagi kehidupan dan kelayakan Mbah Yainah. “Apabila ada orang tua yang tidak punya sanak saudara dan hidup sebatangkara, maka Pemerintah Daerah akan membantu terkait kebutuhan makannya sesuai program 2019 nanti. Akan tetapi, untuk nominal kisarannya masih belum diketahui jumlahnya”, ungkap Sucipto kepada Arya-Media (6/11).

Baca Juga :  Dua Perda Non APBD Ditetapkan DPRD Bersama Pemkab Madiun

Sucipto berpesan kepada Pemerintah Desa, jika ada orang dengan kondisi seperti Mbah Yainah yang membutuhkan bantuan, agar melaporkan ke dinas sosial untuk ditindak lanjuti. Karena situasi dan keadaan seseorang yang memerlukan bantuan, hanya Kades selaku pemegang wilayah yang tahu kondisi sebenarnya.

“Kalau ada warganya yang membutuhkan bantuan Pemerintah Daerah, harap dilaporkan ke Dinas Sosial untuk segera kami tindak lanjuti. Karena yang tahu kondisi dan keadaan dilapangan khan Kepala Desa”, tandasnya. (ren)

 986 total views,  20 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!